Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Idris Rahim Ajak Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:05 WITA Tag: ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri) didampingi Kabid Pora Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Burhanudin Napu, mengikuti peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 secara virtual di aula rumah jabatan Wagub, Rabu (28/10/2020). (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO –  Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggelorakan semangat Sumpah Pemuda dalam mengisi pembangunan.

Ini ditegaskan Idris Rahim usai mengikuti puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 secara virtual di aula rumah jabatan Wagub Gorontalo, Rabu (28/10/2020).

“Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini adalah bersatu dan bangkit. Tema ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini, di mana peran pemuda sangat dibutuhkan dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan mendukung kebangkitan ekonomi bangsa,” kata Idris Rahim.

BACA  Diapresiasi Wagub, Peringatan Maulid Terapkan Protokol Kesehatan

Kepada para pemuda di Provinsi Gorontalo, Idris mengajak untuk turut serta berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan bangsa dan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

BACA  Cegah Covid-19 pada Hari Pemilihan, KPU Klasifikasi Tiga Kelompok

“Mari kita bersatu dan bangkit untuk Indonesia maju, serta mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujar Idris Rahim.

Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 dirangkaikan dengan peresmian Stasiun TVRI Papua Barat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam sambutannya, Presiden mengajak agar semangat Sumpah Pemuda terus menyala. Jokowi juga menekankan agar persatuan bangsa harus terus diperjuangkan dengan menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BACA  “Sumpah Pemuda” Masihkah Sumpah atau Telah Menjadi Sampah ?

“Tidak ada Jawa, tidak ada Sumatera, tidak ada Sulawesi, tidak ada Papua, yang ada saudara sebangsa dan setanah air. Kita harus membantu satu sama lain dalam semangat solidaritas,” ungkap Presiden. (rilis/hg)


Komentar