Sabtu, 28 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Idul Fitri Bagi Fadli Zon, Momen Kehilangan dan Tradisi Silaturahmi

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 26 Juni 2017 | 02:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Hari Raya Idul Fitri bagi Wakil Ketua DPR Fadli Zon adalah momentum bagi umat Islam mereka yang beragama Islam untuk memulai kembali kehidupannya atau disebut dengan istilah kembali ke fitrah.

“Idul fitri itu juga merupakan momentum untuk mensucikandiri setiap tahun melalui sebuah ujian,” ujar Fadli Zon saat berbincang dengan JawaPos.com beberapa waktu lalu.

Namun, makna sosial Hari Raya Idul Fitri juga katanya menjadi ajang untuk semua pihak bersilaturahmi dan mempererat tali persaudaraan. Tak hanya keluarga, namun juga rekan, kolega atau teman sejawat.

BACA  Masyarakat Jangan Ragu Periksa Kesehatan Jika Alami Gejala Covid-19

“Idul fitri ini juga merupakan fasilitas yang diberikan  Islam, untuk memperbanyak silaturahmi,” jelas Fadli.

Momen untuk bersilaturahmi itu lah yang tidak pernah dilewatkannya.

“Halal bihalal. Ini tradisi memang hanya ada di Indonesia. Negara muslim lainnya tidak ada. Ini tradisi yang baik bagi bangsa ini,” tutur legislator asal Jawa Barat itu.

BACA  Berkunjung ke Daerah, Doni Monardo Ingatkan Soal Protokol Kesehatan

Namun ada satu hal yang tak pernah dilupakannya saat memperingati Hari Raya Idul Fitri. Itu ketika Fadli kehilangan ayahnya jelang hari besar tersebut.

“Ya ketika kehilangan bapak saya. Pas puasa, mau lebaran,” pungkasnya. (hg/dna/JPG)


Komentar