Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ijazah Aparatur Desa Ilangata Ditarik, Komisi I Gelar Pertemuan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Wednesday, 24 June 2020 | 09:05 AM Tags: , ,
  Wakil Ketua Komisi I DPRD Gorut, Matran Lasunte saat memimpin rapat yang menghadirkan BPMDes terkait persoalan penarikan ijazah oleh lembaga penyelenggara pendidikan, Senin (21/06/2020).

Hargo.co.id, GORONTALO– Laporan terkait dengan penarikan ijazah para aparatur Desa Ilangata, Komisi I DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Senin (22/06/2020) melakukan rapat. Hadir pada kesempatan itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam hal ini BPMDes guna membahas persoalan tersebut.

Wakil Ketua Komisi I, Matran Lasunte menegaskan bahwa persoalan ini bermula dari terbitnya surat keterangan penarikan ijazah dari 4 orang yang kesemuanya merupakan aparatur Desa Ilangata Kecamatan Anggrek.

“Nanti kali ini ada masalah aparatur desa menarik ijazahnya. Makanya, kami memintai penjelasan tentang surat tersebut dari pemerintah,” kata Matran Lasunte.

Atas hal tersebut, pihak BPMDes melakukan klarifikasi atau mencari penjelasan dari pihak Kementrian Pendidikan. Hasilnya, ijazah atas 4 orang tersebut sah dan terdaftar.

Surat keterangan penarikan ijazah tersebut terkait dengan syarat untuk menjadi aparatur, sehingga ini persoalan yang harus segera untuk dibahas dan dicarikan jalan keluarnya atau semacam pemecahan problematika.

“Dan hal itu telah dilakukan oleh pihak BPMDes dengan berkoordinasi dengan dinas pendidikan atau lembaga terkait dengan penerbitan ijazah dari aparatur yang telah ditarik dan hasilnya bahwa ijazah tersebut legal,” tegasnya.

Saat ini pihak BUMDes tinggal menunggu jawaban tertulis dari pihak yang telah dikoordinasikan. Hal tersebut untuk legalitas terkait dengan keabsahan dari ijazah yang telah diterbitkan dan ditarik tersebut. (abk/adv/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar