Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ikuti Rakernas Secara Virtual, Ini Penyampaian Wagub Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Tuesday, 14 September 2021 | 22:05 PM Tags: ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim mengikuti Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah secara virtual di ruang kerjanya di Gubernuran Gorontalo, Selasa (14/09/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Melalui sambungan virtual dari ruang kerjanya di Kantor Gubernuran, Wakil Gubernur (Wagub) H. Idris Rahim mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, Selasa (14/09/2021).

Dalam kegiatan Rakernas yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati itu, Wagub Idris Rahim turut didampingi oleh Asisten Administrasi Umum, Iswanta dan Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim.

“Dalam arahannya ibu Menteri Keuangan mengharapkan pengelolaan keuangan kita di masa pandemi ini harus lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Menkeu juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota yang memperoleh opini WTP dari BPK RI,” kata H. Idris Rahim usai mengikuti Rakernas.

Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun ini meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Opini WTP tersebut yang kesembilan kalinya diraih secara berturut-turut di bawah kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie dan Wagub Idris Rahim.

“Ibu Menteri berharap opini ini dapat terus dipertahankan. Kita juga diminta untuk tetap memprioritaskan sektor kesehatan, jaring pengaman sosial, serta stimulus ekonomi bagi UMKM pada program kegiatan tahun anggaran 2022 mendatang,” terang Wagub.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim menjelaskan, secara umum ada tiga hal yang menjadi objek pemeriksaan dalam pengelolaan keuangan daerah. Pertama menyangkut kesesuaian dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, efektivitas pengendalian internal, dan yang ketiga, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah.

“Alhamdulillah ketiga indikator itu bisa kita penuhi, termasuk ketepatan waktu penyampaian laporan, sehingga kita bisa meraih opini WTP sembilan kali berturut-turut. Kita targetkan insya Allah LKPD 2021 juga akan meraih opini WTP untuk kesepuluh kalinya berturut-turut,” tutup Danial. (*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar