Sabtu, 15 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Imigrasi Amankan 32 PSK Asing

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 14 Januari 2017 | 16:20 WITA Tag:
  


Sayang, petugas imigrasi belum berhasil mengungkap penyalur dan jaringan PSK impor tersebut. Petugas juga belum meminta pertanggungjawaban pihak pengelola tempat hiburan malam yang jelas-jelas mempekerjakan para perempuan tersebut.

Yurod berdalih para penyalur dan pengelola masih terus didalami. Sejauh ini, petugas imigrasi fokus pada pelanggaran keimigrasian para perempuan asing tersebut.

Para WNA yang diamankan akan diperiksa para penyidik PNS (PPNS) Ditjen Imigrasi. Pemeriksaan akan menentukan apakah perempuan asing tersebut melakukan pelanggaran administratif atau projusticia (hukum). Bila terbukti, sanksi yang akan diberikan mulai deportasi hingga hukuman penjara maksimal 5 tahun.

BACA  Penangkapan Bupati Nganjuk, Langkah Awal Sinergitas KPK dan Polri

’’Bergantung nanti hasil pengawasan, apakah ada unsur-unsur pidana keimigrasian atau tidak,’’ kata Yurod.

Penyidikan keimigrasian para WNA membutuhkan waktu. Apalagi, sebagian besar penjaja cinta itu tidak bisa berbahasa Indonesia dan Inggris. Misalnya WNA asal Tiongkok yang hanya bisa berbahasa Mandarin. Kondisi tersebut menjadi kendala penyidik untuk mengungkap siapa penyalur atau oknum yang terlibat dalam jaringan PSK impor.

BACA  Densus 88 Tangkap Eks Sekjen FPI Munarman

’’Untuk koordinator sedang kami dalami, nanti diketahui (setelah penyidikan),’’ katanya. Seluruh WNA yang tertangkap untuk sementara waktu diamankan di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta.

BACA  Kontak Tembak dengan Satgas Nemangkawi, Komandan KKB Penembak Bharada Komang Tewas

Terkait dengan maraknya pekerja asing yang diduga melanggar aturan imigrasi di sejumlah daerah, Yurod meminta masyarakat melapor.

Pihak imigrasi akan terus melakukan operasi pengawasan dan penindakan bila mendapat informasi tentang adanya WNA yang melanggar keimigrasian.

Baik itu menyalahgunakan izin tinggal maupun pekerja asing yang tidak sesuai dengan ketentuan. (jpg/hargo)

Laman: 1 2


Komentar