Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Indonesia Akan Terima Tambahan 10 juta Dosis Sinovac pada April

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Minggu, 4 April 2021 | 13:05 WITA Tag:
  Ilustrasi: Sejumlah tenaga kesehatan mengikuti vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi dengan menargetkan 6.000 orang tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di DKI Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Hargo.co.id, JAKARTA – Indonesia dijadwalkan kembali menerima pasokan vaksin Sinovac sebanyak 10 juta dosis pada April 2021, kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

“Jumlah tersebut menambah ketersediaan jenis vaksin Sinovac di Tanah Air yang jumlahnya mencapai 28 juta dosis,” katanya melalui pesan singkat, di Jakarta, Minggu (4/4), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, dari stok 28 juta, sebanyak 5 juta di antaranya sudah didistribusikan ke beberapa provinsi dan kabupaten/kota, serta 11 juta dosis vaksin akan didistribusikan pada awal bulan ini.

BACA  Kapolri Benarkan Kantornya Diserang OTK Bersenjata

“Sisanya masih dalam proses untuk vaksin jadi sebanyak 12 juta dosis. Selain itu, di bulan April kita akan menerima lagi dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis,” katanya.

Kementerian Kesehatan mengakui kebijakan India mengembargo vaksin memengaruhi pengiriman vaksin AstraZeneca ke Indonesia. “Sehingga pengiriman tertunda menjadi Mei 2021,” katanya.

Meski pengiriman vaksin AstraZeneca mengalami gangguan pada April, namun ia memastikan masih ada waktu mengejar target kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi terhadap 181,5 juta warga Indonesia.

“Ini akan selesai sampai akhir Desember 2021. Tentunya masih ada waktu untuk kita mempercepat cakupan vaksinasi sesuai jadwal,” katanya.

BACA  Bisa Memicu Gunung Api Aktif hingga Tsunami, Begini Penjelasan BMKG soal Gempa Malang

Siti Nadia menambahkan program vaksinasi Covid-19 akan tetap berlangsung saat bulan puasa Ramadhan 1442 Hijriyah/2021 Masehi.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi COVID-19 saat berpuasa.

Salah satu poin Fatwa MUI itu menyebutkan bahwa pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat Ramadhan untuk mencegah penularan wabah SARS-CoV-2 dengan memerhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

BACA  Gubernur Papua Lukas Enembe: Tidak Usah Dengar Berita yang Tidak Benar

MUI mengimbau umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 diberikan melalui suntik tidak membatalkan puasa. “Maka boleh vaksin ketika masih dalam kondisi puasa,” kata Ketua PBNU Marsudi Syuhud.(antara/ba/jawapos/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Indonesia Akan Dapat Tambahan 10 juta Dosis Sinovac pada April“. Pada edisi Ahad, 04 April 2021.

Komentar