Sunday, 19 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Indra Yasin Ajak BPN Turun Lakukan Sosialisasi

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Monday, 23 August 2021 | 02:05 AM Tags: , ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin saat menerima kunjungan kerja Kepala BPN Gorontalo, Wartomo bersama jajaran di Rudis Bupati, akhir pekan kemarin. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin tengah mempersiapkan agenda turun lapangan terkait dengan upaya percepatan pensertifikatan tanah dan dalam rangka menjawab anjuran Presiden RI, Joko Widodo terkait pensertifikatan tanah.

Untuk Gorontalo Utara, program pensertifikatan tanah mendapatkan kuota 8 ribu persil dan dari jumlah tersebut bari 5 ribu persil yang terealisasi sehingga sisahnya yang 3 ribu persil tersebut harus dimaksimalkan pensertifikatan tanahnya. 

“Kepala BPN Gorontalo, pak Wartomo meminta dukungan pemerintah daerah dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut. Saya akan turun langsung dalam rangka mempercepat pensertifikatan 3 ribu persil sisanya,” ungkap Indra Yasin usai menerima kunjungan kerja Kepala BPN Gorontalo, Wartomo di rumah dinasnya akhir pekan kemarin.

Disisi lain terhadap sisah tanah yang akan disertifikasi tersebut diharapkan dapat segera tercapai dan tentunya akan bertambah lagi lahan yang bersertifikat di Gorut. Disisi lain Indra menegaskan bahwa pemerintah telah memudahkan pensertifikatan tanah. 

“Dan dengan kemudahan tersebut diharapkan masyarakat tidak ragu lagi menyerahkan data kepemilikan tanah ke pihak BPN,” tegasnya.

Dengan data yang telah siap kata Indra tentu akan memudahkan para petugas dalam melaksanakan tugasnya. Memang ada beberapa kendala dalam proses pensertifikatan tanah seperti tanah warisan. kemudian pemilik tanah berada diluar daerah dan ada juga yang memang belum mau disertifikasi tanahnya.

Indra menegaskan bahwa sertifikasi tanah sangatlah penting karena hak milik terhadap tanah akan terlindungi. 

“Nantinya ketika terjadi persoalan maka sertifikat tersebut yang akan menjawab. Sertifikat juga masuk dalam surat berharga karena dapat dijadikan jaminan ketika membutuhkan kredit. Dan untuk itu, bupati menyampaikan langsung kepada Kepala BPN akan turun bersama dalam melakukan sosialisasi,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar