Saturday, 24 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Indra Yasin Minta Lahan untuk Bypass Segera Diselesaikan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Thursday, 3 June 2021 | 13:05 PM Tags: ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin menegaskan agar persoalan tanah untuk lanjutan pembangunan bypass segera dituntaskan. Tujuannya agar tidak mengganggu proses pembangunan dan berimbas juga pada beberapa hal lainnya.

Hal tersebut disampaikan Indra Yasin pada evaluasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini khusus OPD yang memiliki program fisik dan tengah dilaksanakan tahun anggaran 2021 ini. Salah satu persoalan yang sempat terungkap yakni persoalan tanah yang akan dimanfaatkan untuk lanjutan pembangunan jalan bypass, yang disinyalir masih ada yang dikuasai oleh masyarakat yang terinformasi masih ada bangunan rumah dan juga kubur. 

“Saya minta untuk dapat segera menyelesaikan persoalan tanah tersebut,” tegas Indra Yasin.

Proses penyelesaian atas persoalan lahan tersebut tentu harus diupayakan secara baik-baik dan yang paling penting diingatkan oleh bupati terhadap persiapan yang harus dilakukan saat melakukan pembebasan atau penyelesaian atas lahan tersebut.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Helmi Potutu saat dimintai tanggapannya terkait penegasan bupati tersebut, pihaknya menegaskan siap untuk memfasilitasi proses penyelesaian lahan tersebut. 

“Hanya saja kalau untuk anggaran itu ada di dinas yang bersangkutan, kami hanya proses mediasi saja,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Gorontalo Utara, Haris Latif ketika dimintai tanggapannya terkait persoalan lahan tersebut menegaskan bahwa sebenarnya sudah tidak ada persoalan lagi. 

“Karena lahan tersebut telah dibebaskan sejak awal sebelum dilaksanakan pembangunan,” terangnya.

Pihaknya juga telah menghubungi pemilik lahan sebenarnya, dan pemilik lahan tersebut telah mengiyakan untuk dilakukan pembebasan lahan. Hanya saja kata Haris, penggarap yang tinggal di rumah tersebut yang berkeras untuk bertahan. 

“Terhadap kubur yang ada, kami siap untuk melakukan pemindahan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku,” kuncinya. (abk/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar