Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Indra Yasin Optimis Dapat Tuntaskan Penyakit Tuberculosis

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Sabtu, 18 September 2021 | 06:05 AM Tag: , ,
  Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin optimis dapat menuntaskan penyakit TBC (Tuberculosis). Hal tersebut tidak terlepas dari penelitian yang dilakukan oleh sejumlah peneliti di daerah ini.

“Diharapkan dengan hasil penelitian tersebut, penyakit TBC di Gorontalo Utara dapat dituntaskan. Sama seperti halnya dua penyakit sebelumnya yang telah dituntaskan yakni penyakit Malaria dan Penyakit Kaki Gajah,” kata Indra Yasin saat ditemui sejumlah media di ruang kerjanya. 

Lanjut katanya, untuk penyakit TBC, biasanya menyerang mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai. Penyakit ini biasanya berkaitan dengan perilaku manusia. 

“Kita tidak tahu apa penyebab dari penyakit TBC tersebut, namun itu terkait dengan perilaku masyarakat itu sendiri. Biasanya menyerang mereka yang tinggal atau bermukim di daerah pesisir,” kata Indra Yasin.

Perilaku disini,  kata Indra Yasin, seperti halnya kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Untuk itu Indra Yasin berharap dari penelitian yang dilakukan tersebut dapat memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam hal menuntaskan penyakit TBC di daerah ini. 

“Setidaknya dari hasil penelitian tersebut memberikan sumbangsi pemikiran kepada Pemda terhadap apa kebijakan yang nantinya dikeluarkan,” tegasnya.

TBC sendiri merupakan penyakit paru-paru yang diakibatkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Untuk gejalanya berupa berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah.

Kuman TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar. Penyakit ini ditularkan dari percikan ludah yang keluar penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin. Penyakit ini lebih rentan terkena pada seseorang yang kekebalan tubuhnya rendah, misalnya penderita HIV. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 9 times, 1 visits today)

Komentar