Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Indra Yasin Terancam Kehilangan PAN, DPP Isyaratkan Dukung Kader

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 31 Oktober 2017 | 21:35 WITA Tag: , , , , ,
  


GORUT Hargo.co.id – Figur petahana di Pilkada Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) 2018 Indra Yasin, tak boleh jumawa meski telah mengantongi rekomendasi dukungan dari tim pilkada DPP PAN. Pasalnya rekomendasi dukungan terhadap pencalonan Indra Yasin-Thariq Modanggu (Iqra) sebagai bupati-wakil bupati, berpotensi besar akan berubah. Karena DPP telah mengisyaratkan untuk memberikan dukungan kepada kader partai yang mencalonkan diri. Di Pilkada Gorut 2018, Wakil Bupati Roni Imran menjadi satu-satunya kader PAN yang bakal ikut suksesi kepala daerah.

Fungsionaris DPP PAN Agung Mozin saat dihubungi Gorontalo Post via seluler tadi malam (30/10) mengatakan, DPP hanya akan memberikan dukungan kepada kader PAN yang ikut Pilkada.

BACA  Jadi Atensi Satgas Covid-19, Pilkada Terus Dipantau

Pria berdarah Gorontalo ini mengatakan, rekomendasi tim pilkada DPP yang sudah dikantongi oleh Indra Yasin-Thariq Modanggu bukanlah kunci untuk selanjutnya mendapat Surat Keputusan (SK) dukungan dari DPP PAN.

“Semua bisa dapatkan rekomendasi. Partai mendukung siapa? itu akan ditetapkan lewat Surat Keputusan (SK). Jadi rekomendasi bukahlah hal mutlak mendapat SK. Karena siapapun bisa dapat rekomendasi dari Tim Desk Pilkada DPP PAN,” tegas Agung.

Lebih lanjut Agung Mozin mengatakan, DPP PAN akan memprioritaskan kadernya yang maju di Pilkada Gorut 2018 mendatang. Karena itu sangat mustahil bagi PAN untuk memberikan SK dukungan kepada kandidat calon yang bukan kader. Sementara disisi lain ada kader PAN yang juga memiliki kekuatan politik yang cukup kuat untuk memenangkan Pilkada dan tentunya dapat membesarkan partai di daerah.

BACA  KPU Pohuwato Siapkan Materi Debat Tentang Penanganan Covid-19

“Pak Indra kan bukan kader PAN, kader kita ya Roni Imran. Saya kira jelas arah dukungan partai,” tambahnya.

DPP PAN menurut Agung akan turun melakukan survei kandidat figur yang akan dipasangkan dengan Roni Imran.

“Semua figur akan survei untuk mencari pendamping kader kita. Intinya PAN jelas. Hanya akan memberikan dukungan kepada kader. Kalau mau kendarai PAN, ya harus maju bersama kader PAN. Kita juga dorong paket Indra Yasin-Roni Imran (SINAR Jilid II). Kalau Pak Indra tidak mau, maka kita cari figur lain untuk bersama Roni,” tandasnya.

BACA  Terapkan Protokol Kesehatan, Debat Cabup Kabgor Hanya Boleh Dihadiri 68 Orang

Apa yang ditegaskan Agung Mozin ini tentu menjawab sepkulasi yang selama ini berkembang ditengah-tengah masyarakat Gorut soal saling klaim akan mendapatkan dukungan PAN.

Pasangan Indra Yasin-Thariq Modanggu jauh hari mengkalim akan mendapatkan SK, karena sebelumnya telah mengantongi rekomendasi dari Tim Pilkada DPP PAN. Sementara disisi lain, kader-kader PAN juga optimis DPP PAN akan memberikan dukungan terhadap Roni Imran, kader PAN yang selama ini telah membuktikan diri membesarkan PAN di Gorut dan memiliki kekuatan yang super kuat untuk memenangkan Pilkada Gorut tahun depan. (idm/hg)


Komentar