Selasa, 9 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Industri Parfum Menanjak, Merek Lokal Menjamur

Oleh Admin Hargo , dalam Bisnis Ekonomi , pada Rabu, 29 Juni 2022 | 20:05 Tag: , , , , , ,
  Salah satu produk lokal Summerscent. Foto: dok Summerscent

Hargo.co.id, JAKARTA – CEO dan Founder Summerscent Rico Huang mengatakan saat ini parfum telah menjadi salah satu kebutuhan penting.

Hal itu membuat tren parfum menanjak beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, produk wewangian atau parfum lokal mulai menjamur dan tengah digandrungi oleh masyarakat.

Indonesia pun mampu memasok 90 persen bahan baku minyak atsiri jenis nilam yang biasa digunakan untuk membuat parfum.

Minyak atsiri merupakan bahan baku untuk memproduksi parfum yang berfungsi sebagai bahan pengikat (fixative) dalam pembuatan parfum.

Namun, Rico menyebut dengan kemampuan tersebut Indonesia belum banyak brand parfum lokal yang mendunia.

“Dengan potensi yang ada, Summerscent ingin menjadi brand parfum lokal yang mendunia dan mendominasi pasar parfum Indonesia,” tambah Rico.

Summerscent merupakan brand wewangian asal Jakarta yang menyediakan produk Eau de Toilette (EDT) dengan aroma mewah dan elegan.

“Summerscent memiliki banyak varian aroma unisex dengan harga terjangkau sekitar Rp 60 ribuan,” kata Rico.

Dia menjelaskan saat ini tersedia enam varian produk Summerscent yaitu Celine, Ophelie, Ja Quiline, Yervant, Zoe, dan Godfrey. Varian best seller-nya adalah Celine dengan aroma bunga yang manis, ringan, dan menyenangkan.

“Summerscent mendapat sambutan yang cukup baik dari pelanggan, dengan penjualan lebih dari 10 ribu botol sejak tiga bulan diluncurkan. Ke depannya, kami akan terus menciptakan varian-varian baru berdasarkan masukan dari pelanggan kami,” tutup Rico.

Produk Summerscent telah mengantongi izin BPOM dan dapat ditemukan di marketplace atau agen terdekat setiap kota di Indonesia. Info lebih lanjut mengenai Summerscent bisa mengunjungi Instagramnya di @summerscent.official. (JPNN.com)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Industri Parfum Menanjak, Merek Lokal Menjamur“. Pada edisi Rabu, 29 Juni 2022.
(Visited 44 times, 1 visits today)

Komentar