Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ingatkan Bijak Gunakan Medsos, Diskominfo Pantau Akun Penyebar SARA

Oleh Aslan , dalam LifeStyle , pada Sabtu, 26 Agustus 2017 | 11:19 Tag: ,
  ILUSTRASI (ISTIMEWA)

Hargo.co.id MANGUPURA – Terungkapnya sindikat penyebar isu SARA di media sosial belum lama ini oleh Polri, selain diatensi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, juga mendapat perhatian oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung.

Meski di Badung sendiri masih nihil laporan terkait kasus ujaran kebencian di media sosial (medsos), namun Diskominfo Badung tetap melakukan pemantauan.

Kadiskominfo Badung, Wayan Weda Dharmaja kemarin (25/8) mengatakan, sebelum masalah tersebut meletup, belum lama ini pihaknya telah bertemu dengan Pemerintah Provinsi (pemprov) Bali untuk membahas tentang cyber crime.

Di samping membahas mengenai penanganan kasus yang melibatkan media sosial, pihaknya lebih banyak membahas mengenai upaya preventif atau pencegahan. “Jadi kami sudah dirapatkan untuk bersama-sama nantinya melakukan pengawasan,” ujarnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Berkenaan dengan upaya pencegahan, pihaknya pun berencana untuk melakukan sosialisasi mengenai penggunaan media sosial yang bijak, sehingga tidak mengundang permasalahan.

Apalagi kini rata-rata masyarakat Badung khususnya cukup aktif di media sosial karena kemajuan teknologi informasi. Sementara pengguna media sosial memiliki latar belakang yang beragam. “Mungkin akan kami tindaklanjuti dengan sosialisasilah nanti,” terangnya.

Mengenai tahap pelaporan kasus kejahatan di media sosial, dijelaskannya dilakukan secara bertahap, yakni mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke tingkat pusat, menyesuaikan besar-kecilnya kasus tersebut.

Namun demikian, ia menyatakan, di Badung khususnya, hingga kemarin belum ada laporan kasus terkait yang diterima pihaknya. “Selama ini tidak ada laporan ke kami,” tegasnya.

Pejabat asal sembung, Mengwi tersebut pun mengimbau masyarakat untuk bijak dan hati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai memancing permasalahan, seperti ketersinggungan pihak lain.

“Manfaatkanlah media sosial untuk berkomunikasi dengan baik. Hindari membuat berita atau opini yang menyesatkan,” tandasnya.

(bx/adi/aim/yes/JPR/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar