Jumat, 30 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Inggris Ikut Mendepak Huawei dari Rencana Jaringan 5G

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Features , pada Selasa, 26 Mei 2020 | 10:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi Jaringan 5G. (Foto: Pixabay)


Hargo.co.id, LONDON – Inggris akan ikut mencoret perusahaan telekomunikasi Tiongkok, Huawei, dalam rencana implementasi jaringan 5G di negara tersebut.

Seperti dilansir jpnn.com, Perdana Menteri Boris Johnson meminta agar keterlibatan Tiongkok dalam pembangunan infrastruktur di Inggris Raya dikurangi hingga menjadi nol pada 2023.

BACA  Simak Kisah Dua Orang yang Sembuh dari Covid-19 di Gorontalo

Inggris Raya dikabarkan mengurangi keterlibatan perusahaan Tiongkok agar bisa mendorong perdagangan dengan Amerika Serikat karena negara tersebut keluar dari Uni Eropa.

Downing Street dan Huawei tidak memberikan keterangan atas kabar tersebut.

The Times juga memberitakan Johnson sudah meminta para pegawai negeri, untuk mengurangi pasokan dari Tiongkok untuk alat medis vital dan barang impor strategis lainnya.

BACA  Yuk Intip Spesifikasi iPhone 12 dan iPhone 12 Mini

Inggris Raya pada April lalu mengumumkan akan mengizinkan Huawei membangun jaringan 5G untuk ponsel, berdasarkan keputusan mereka pada Januari bahwa perusahaan asal Tiongkok itu bisa berkontribusi di bagian jaringan yang dinilai tidak sensitif.

BACA  4 Fitur Baru Pembaruan WhatsApp, Baca di Sini!

AS sejak lama meragukan keamanan perangkat buatan Huawei, dan memperingatkan negara sekutu mereka untuk berhati-hati menggunakan produk Huawei.(ant/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul yang sama. Pada edisi Selasa, 26 Mei 2020.

Komentar