Sabtu, 28 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Inggris Siap Tinggalkan Uni Eropa dan Pasar Tunggal

Oleh Fajriansyach , dalam Headline , pada Rabu, 18 Januari 2017 | 09:29 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id – Benteng proteksionisme yang memagari tinggi-tinggi negara dari riak pasar bebas itu terus dibangun dari London. Pesan yang paling ditunggu, yakni pidato Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May tentang Brexit alias British Exit, telah disampaikan di Lancaster House kemarin (17/1).

Di bangunan bersejarah itu, pemimpin perempuan tersebut menegaskan bahwa Inggris segera berpisah dari Uni Eropa (UE) sesuai dengan keputusan referendum Juni tahun lalu. Artinya, Inggris juga akan meninggalkan pasar tunggal yang dibangun blok perdagangan terbesar di dunia tersebut.

BACA  23 Presenter TV Nyanyi Bareng, Ini Penjelasan Pak Doni Monardo

’’Brexit berarti memegang kendali penuh atas jumlah pendatang dari Eropa. Dan, itulah yang akan kami prioritaskan,’’ kata May dalam pidato yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional Inggris tersebut.

BACA  Amankan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

Pengetatan aturan imigrasi memang menjadi kunci kemenangan Brexit dalam referendum yang didukung 52 persen pemilih tersebut. Karena itu, May menjadikan negosiasi tentang aturan imigrasi sebagai agenda utama.

Rencananya, akhir Maret nanti May mulai mengaktifkan Article 50. Berdasar pasal itu, Inggris punya waktu dua tahun untuk bersepakat dengan organisasi terbesar Eropa tersebut terkait dengan status barunya nanti sebagai negara non-anggota UE. Namun, untuk bisa mengaktifkan pasal yang dikutip dari Traktat Lisbon tersebut, May membutuhkan restu parlemen. Baik majelis rendah maupun majelis tinggi.

BACA  Gubernur Serahkan Ribuan Masker pada Momen Hari Sumpah Pemuda

Laman: 1 2


Komentar