Sabtu, 17 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ingin Jadi Bidan Siaga 

Oleh Fajriansyach , dalam Ragam , pada Jumat, 28 September 2018 | 10:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – MENJALANKAN tugas dengan profesional tentu jadi hal utama. Seperti halnya Mega Ristivana Sella yang ingin menjadi bidan yang profesional. Pengabdian penuh dedikasi tanpa memandang status ataupun suku menjadi salah satu tujuannya.

“Bidan itu tak sekedar tentang bertemu bayi lahir yang lucu, tetapi juga tentang menyaksikan pengorbanan seorang ibu dan proses tumbuhnya seorang perempuan. Selain itu, bidan juga menjadi tombak utama dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB) di Indonesia,” ujar gadis kelahiran 10 Maret 1997 ini.

BACA  Nikmati Khasiat ‘Kelapa Muda Bakar’ di Kawasan Center Poit Bone Bolango

Gadis yang sedang menimba ilmu di Diploma IV Bidan Pendidik, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) ini mengatakan bahwa saat ini turut menjalankan tugas sebagai pendampingan ibu hamil 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

HPK sendiri merupakan program pemerintah yang dilakukan untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta pendampingan selama hamil sampai bayi berusia 9 bulan. Mega-sapaan akrabnya- mengakui ini menjadi pertama kalinya bisa mendampingi ibu hamil hingga bersalin.

BACA  Balada Kusir Bendi di Tengah ‘Gempuran’ Kendaraan Modern di Gorontalo

“Alhamdulillah pendampingan yang aku lakukan cukup menyenangkan. Karena ibu hamilnya menghargai selayaknya mereka menghargai tenaga medis yang sudah berpengalaman,” ujarnya.

Selama mendampingi, gadis juga ingin jadi dosen ini merasa besyukur karena belum ada kendala saat pendampingan. Kecuali ibu hamil yang memang agak malas untuk ke Posyandu.

“Nah ini sendiri yang menurutku tantangannya. Apalagi aku sebagai mahasiswa harus bisa memberikan konseling bagaimana cara agar mereka mau untuk memeriksakan kehamilan ke posyandu atau puskesmas terdekat setiap bulannya. Memang benar ya, jadi bidan itu sangat membutuhkan intelektual, disiplin, ketegasan, kebijaksanaan dan yang terpenting adalah hati yang lembut,” jelasnya.

BACA  Kedai Pawodu, Tempat Nongki Terbaru dengan Konsep Kekinian 

Menjaga kesehatan, lanjut putri tunggal pasangan Reymon Pati Sella dan Fatma S. Nusa ini, jadi hal yang wajib. “Dan itu harus dimulai dari diri sendiri, atur pola makan serta imbangi dengan olahraga yang teratur dan tak lupa untuk beribadah,” pungkasnya.`(tr62/gp/hg)


Komentar