Sabtu, 26 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ingin Pulang, Puluhan Istri Anggota ISIS Gugat Pemerintah Belanda

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Minggu, 3 November 2019 | 13:05 WITA
  


Hargo.co.id, DEN HAAG – Pemerintah Belanda menghadapi gugatan dari 23 warga negaranya yang sempat bergabung dengan ISIS. Para penggugat yang semuanya perempuan tersebut menuntut pemerintah menerima mereka kembali dengan tangan terbuka.

Seperti yang dilansir jpnn.com, tuntutan tersebut disampaikan pengacara Andre Seebregts dalam persidangan di Den Haag, Belanda, Jumat (01/11/2019). Menurut dia, para penggugat bersama 56 anak mereka kini ditahan dalam kondisi memprihatinkan di Kamp al-Hol, Suriah.

BACA  Tiongkok dan India Kembali Tegang, Seorang Tentara Tewas di Perbatasan

Dia menambahkan, situasi mereka telah bertambah buruk akibat serangan militer Turki ke dalam Suriah dan kemungkinan pasukan Suriah menguasai kamp yang setakat ini dikuasai oleh Suku Kurdi. Karena itu, dia meminta pengadilan untuk memerintahkan pemerintah untuk memulangkan mereka semua.

BACA  Donald Trump: Dalam Waktu Dekat Kita Punya Vaksin Ampuh

Dalam kesempatan yang sama, pengacara Pemerintah Belanda menegaskan bahwa proses pemulangan itu terlalu beresiko. Dia juga menyatakan bahwa para perempuan tersebut tidak punya hak menerima bantuan konsuler.

Menurut Palang Merah Internasional, total ada sekitar 58 ribu eks kombatan ISIS beserta keluarga mereka di Kamp al-Hol. Perempuan Belanda yang ada di kamp tersebut merupakan istri dari prajurit ISIS.

BACA  Tiongkok Sebut Kapal Patrolinya Berhak Masuk Laut Natuna

Data Badan Intelijen Belanda menyebutkan bahwa ada 55 anggota ISIS yang berasal dari Negeri Kincir Angin tersebut. Selain itu, saat ini di Suriah Utara, yang merupakan bekas wilayah ISIS, terdapat 90 anak kecil dengan orang tua warga negara Belanda. (ant/dil/jpnn)

*Artikel ini juga disiarkan oleh jpnn.com edisi Ahad, 3 November 2019


Komentar