Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ingin Pulkam, ABG Nekat Nyolong HP 

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 9 Oktober 2018 | 09:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO  -  Tak memiliki uang cukup untuk pulang ke kampung (pulkam) halaman, lelaki RD Alias Rudi (18) gelap mata nekat mencuri sejumlah uang dan sebuah smartphone milik seorang warga Desa Pohuwato Timur.

Bukannya kembali ke kampung halaman, remaja asal Bilopah, Sulawesi Selatan ini malah akan menginap di hotel prodeo Polres Pohuwato. Peristiwa itu bermula saat RD alias Rudi sedang beristirahat di sebuah depot isi ulang air mineral milik Raman (34) warga Desa Pohuwato Timur yang berada di komplek pasar tua Marisa. Tak berselang lama, Rudi pun tertidur pulas hingga membuat sang pemilik depot enggan untuk membangunkanya.

Saat larut malam, Rudi pun melancarkan aksinya saat mendapati sejumlah uang milik Raman senilai Rp 600 Ribu dan sebuah smartphone merek Nokia. Melihat situasi sepi, ditambah sang korban masih tertidur pulas, membuat Rudi semakin nekat dan langsung mengambil uang dan smartphone incarannya. Setelah berhasil, seketika Rudi pun langsung beranjak pergi dari depot isi ulang air minum tersebut.

Beberapa waktu setelahnya, Rudi pun dicari oleh Raman pemilik depot. Dugaan Raman bahwa RD alias Rudi-lah yang patut dipertanyakan karena malam itu hanya mereka berdua di dalam depot air minum. Raman akhirnya mendapati RD sedang berada di salah satu warnet di Kecamatan Marisa. Raman pun langsung membawanya ke Polres Pohuwato.

Kepada Gorontalo Post, Rudi mengaku dirinya nekat mengambil uang tersebut untuk ongkos pulang ke kampung halamanya di Bilopah, Sulawesi Tengah. Karena sudah sembulan bulan berada di Gorontalo tanpa ada pekerjaan tetap. “Saya kemari pun tidak ada keluarga yang tahu. Jadi saya ambil uang itu untuk saya beli tiket dan ongkos makan saya selama di perjalanan,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Pohuwato, AKP Muhamad Kukuh Islami menyampaikan kasus pencurian tersebut masuk dalam tindak pidana ringan (Tipiring) yang pelakunya bisa diberi hukuman 3 bulan penjara. “Kasusnya sih dalam penyelidikan lebih lanjut. Untuk pelaku saat ini masih dititipkan di Polres Pohuwato mengingat yang bersangkutan tidak memiliki keluarga sama sekali di Pohuwato,” tandas Muhamad Kukuh saat ditemui, Senin (8/10).(ryn/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar