Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Alasan Paslon Nomor 4 Tak Hadiri Debat Pilkada Bone Bolango

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kab. Bone Bolango Kabar Politik , pada Kamis, 26 November 2020 | 13:05 WITA Tag: , , ,
  Calon bupati dan wakil bupati Bone Bolango, Kilat Wartabone (kanan) dan Syamsir Djafar Kiyai (kiri) saat mendaftan di KPU beberapa waktu lalu. (Foto Istimewa/KPU Bone Bolango)


Hargo.co.id, GORONTALO – Debat yang gelar KPU Bone Bolango telah tuntas. Namun, ada yang kurang pada debat ketiga yang berlangsung Kamis (26/11/2020), yakni pasangan Nomor 4 (Kilat Watabone-Syamsir Djafar Kiyai) tak hadir.

Informasi yang berhasil dihimpun, debat tersebut berakhir pada pukul 11.10 Wita. Namun, pasangan Nomor 4 tak hadir dan juga belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan. Ini juga sesuai apa yang dikatakan Ketua KPU Bone Bolango, Adnan Berahim ketika member sambutan saat pembukaan debat di gelar di Graha Musdalifah, Kota Gorontalo.

BACA  SMS Menang, BerIMAN dan Ibo-Misyu Tolak Hasil Pleno KPU

Dihubungi melalui telepon, Syamsir Djafar Kiyai mewakil pasangan Nomor 4, mengungkapkan jika pihaknya tak hadir debat karena bertepatan dengan agenda menemui masyarakat.

“Kami kebetulan juga sudah punya agenda tatap muka langsung dengan masyarakat. Karena sudah terjadwal maka kami lebih mementingkan untuk berdialog langsung dengan masyarakat menyampaikan visi dan misi kami,” kata Syamsir Djafar Kiyai.

BACA  Pengunjung Membludak, Pantai Minanga 'Disegel' Petugas

Lanjut katanya, tak hadir dalam debat hanya semata-mata karena persoalan moralitas. Sebab, menurut Syamsir Djafar Kiyai, pasangan Nomor 4 tidak mempunyai catatan hukum Kepolisian, sehingga lebih tidak mengikuti debat itu.

“Secara moral kami tidak tertarik mengikuti debat itu, karena hanya panggung sandiwara. Debat pertama saya sudah hadir dan saya sudah sampaikan bagaimana pemerintah yang berintegritas. Sementara mohon maaf, catatan dari Kepolisian sebagai salah satu syarat pencalonan ada dibeberapa paslon. Kita ingin bekerja tidak mempunyai catatan Kepolisian itulah modal kami bekerja berbuat terbaik untuk masyarakat, ” tegasnya seraya menambahkan jika tidak ada dalam aturan mengharuskan hadir dalam debat.

BACA  Pilkada Kabgor Makan Tumbal, Ketua KPU Dicopot dari Jabatan

Terkait dengan konsekuensi bahwa bagi pasangan calon yang tak hadir pada debat, maka iklan di media cetak dan elektronik akan ditiadakan, menurut Syamsir Djafar kiyai, tidak masalah.

“Bagi kami tidak masalah. Kami sudah beriklan langsung dengan masyarakat,” kuncinya. (csr/hg)


Komentar