Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Besaran dan Cara Pembayaran Zakat Fitrah di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 11 Mei 2020 | 03:05 AM Tag:
  Ilustrasi. Zakat Fitrah di Gorontalo

Hargo.co.id, GORONTALO -  Seluruh pemerintah Kabupaten/Kota di Gorontalo telah menetapkan besaran zakat fitrah yang besarannya dari Rp 25 ribu-Rp 30 ribu/jiwa. Dua daerah menetapkan besaran zakat fitrah sejumlah Rp 25 ribu/jiwa yaitu Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Gorontalo Utara. Sisanya yaitu Bone Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo dan Boalemo menetapkan zakat fitrah sebesar Rp 30 ribu/jiwa.

Karena berada dalam situasi pandemi Covid-19, sejumlah pemerintah daerah memberlakukan kebijakan yang cukup unik. Untuk meredam potensi penularan Covid-19 dari aktivitas pembayaran zakat fitrah.

Di Bone Bolango, Pemda setempat mewajibkan uang zakat fitrah yang dibayarkan oleh masyarakat, harus dibungkus plastik. Setelah itu disterilkan sebelum dibagikan kepada kelompok masyarakat yang berhak menerima zakat fitrah.

“Saya ingatkan uang zakat fitrah yang dikumpulkan harus memakai protokol Covid-19. Diserahkan dan diterima harus pakai sarung tangan, lalu uangnya diisi di plastik kemudian di sterilkan. Apakah di jemur atau di panaskan atau bagaimana. Setelah itu dibagikan kepada kaum fakir dan miskin maupun kaum dhuafa,”ujar Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma.

Pengumpulan zakat fitrah di Bone Bolango menerapkan  protokol pencegahan Covid-19. Ishakan Ntoma mengatakan, untuk menghindari kerumunan massa,  panitia zakat telah diminta pro aktif untuk mendatangi kaum muslimin yang akan mengeluarkan zakat fitrah. Panitia zakat dan masyarakat yang akan memberikan zakat diharuskan memakai masker.

Jika pemberi zakat fitrah datang ke masjid untuk menyerahkan zakat fitrahnya, tidak dibolehkan berkerumun. Harus jaga jarak, dan cuci tangan dengan air sabun.

“Semoga zakat fitrah ini bisa meringankan saudara-saudara kita kaum dhuafa yang menjalankan ibadah puasa dan sedang menghadapi wabah corona,” tutup Sekda Ishak Ntoma.

Di Kabupaten Gorontalo, dalam membayar zakat fitrah tidak dibolehkan ada jabatan tangan dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah.

Makanya, Imam Masjid Baiturrahman Muhammad Ridwan yang sudah 18 tahun menjadi imam di Masjid Agung itu mengakui, ini baru pertama kali terjadi.

“Memang ini pertama kalinya untuk penerimaan zakat fitrah, pemberi dan penerima tak berjabatan tangan. Walaupun tradisinya saat pemberi zakat menyerahkan pada tim penerima, terlebih dahulu didoakan sambil berjabat tangan antar keduanya,” ungkap Muhammad Ridwan yang juga masuk dalam Unit Penerima Zakat (UPZ).

Meski tak bersalaman, menurut Ridwan, yang terpenting pemberi zakat harus punya niat ikhlas agar bisa mendapatkan berkah. Dia mengakui, selama ini panitia pengumpul zakat belum melakukan pertemuan.

“Sebelumnya kita ada pertemuan di kelurahan yang membahas zakat fitrah. Biasanya ada blangko yang kami isi. Tetapi sampai dengan saat ini belum ada penjelasanya bagaimana. Uang zakat yang berbahan kertas ini apakah ada tahapan penyemprotan disinfektan atau bagaimana itu yang belum ada petunjuknya,” tutur Ridwan.

Bayar via online

Untuk mencegah penularan Covid-19, Pergub 15 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), telah mengatur mekanisme pemberian zakat fitrah. Yaitu bisa melalui daring/online atau melalui petugas pengumpul zakat.

Ini diatur dalam pasal 16 ayat 1 dan 2. Ayat 1 menyebutkan, pemenuhan kebutuhan terhadap layanan zakat, infaq, dan sedekah dilakukan oleh lembaga resmi dan atau badan takmir masjid.

Selanjutnya pada ayat 2 huruf a mengatur bahwa pembayaran mengutamakan layanan pembayaran zakat, infaq, sedekah secara daring, dan atau jarak jauh melalui pembayaran secara online/transfer perbankan (e-banking, ATM).

pada huruf b mengatur layanan pembayaran bisa secara manual dilakukan oleh petugas pengumpul dengan identitas resmi dari lembaga/badan takmirul masjid.

Untuk membayar zakat secara online, masyarakat bisa mengakses website Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Dalam website itu telah tersedia aplikasi pembayaran zakat fitrah secara online. Ada tiga metode pembayaran zakat fitrah secara online.

Pertama dengan membayar online perusahaan teknologi financial (Fintech) seperti Gopay, OVO, Dana, Link Aja, dan jenius pay. Kedua melalui mekanisme transfer di sejumlah bank seperti BCA, Mandiri, BNI, Permata bank dan beberapa bank lain. Ketiga melalui metode Paypal.

Tapi besaran zakat fitrah melalui pembayaran secara online ini besarnya Rp 40 ribu/jiwa atau lebih besar dari besaran zakat fitrah yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten-kota di Gorontalo. (gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar