Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Dampak Negatif Tidur Saat Rambut Basah yang Perlu Wanita Ketahui

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Kamis, 15 September 2016 | 11:58 AM Tag: , , ,
  

Hargo.co.id – Wanita kebanyakan malas keramas di pagi hari saat akan menghadapi segala rutinitas pekerjaan. Padatnya kegiatan di pagi hari, membuat banyak wanita memilih keramas di malam hari.

Usai keramas, biasanya tubuh merasa segar dan ingin segera tidur. Nah, banyak wanita yang masih dalam keadaan rambut basah dan malas untuk mengeringkan terlebih dulu.

Padahal, kondisi rambut itu elastis seperti karet. Saat kering ketebalannya mencapai 1,2 inci dan basah ukurannya mencapai 1,5 inci. Saat basah itu rambut justru akan lebih rapuh.

Karena itu, sebaiknya Anda menghentikan kebiasaan tidur saat rambut masih basah usai keramas. Dilansir Boldsky, ada sejumlah dampak negatif jika Anda tidur saat rambut masih basah. (cr1/JPG/hargo)

Infeksi Bakteri

Bantal terdiri dari berbagai macam bakteri. Keringat, kotoran, debu, sel-sel kulit mati dan air liur menyerap pada bantal. Jika bantal basah, maka membuat daerah lembab ini disukai bakteri. Dampaknya, Anda akan mengalami infeksi kulit kepala.

Rambut Bercabang

Saat basah, kondisi rambut lebih lemah. Gerakan saat tidur dapat meregangkan rambut Anda melebihi kapasitasnya. Alhasil, rambut menjadi keriting dan bercabang.

Rambut Kusam

Salah satu efek samping terburuk dari tidur dengan rambut basah membuat rambut kusam dan buruk seharian. Rambut akan berubah berminyak, setengah lainnya terlalu kering dengan banyak keriting. Rambut akan tampak lebih pecah – pecah dan sulit diatur.

Ketombe

Rambut basah menyebabkan rambut berminyak dan rambut berminyak dapat menyebabkan ketombe. Kelembaban yang berlebihan dari kulit kepala dapat mengganggu keseimbangan PH kulit kepala.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar