Jumat, 3 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Dia 5 Dampak Negatif Operasi Plastik, Jangan Coba-coba!

Oleh Tirta Gufrianto , dalam LifeStyle , pada Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 AM Tag: ,
  Ilustrasi. (istockphoto.com)

Hargo.co.id – Operasi plastik bagi sebagian orang memang bisa membantu mempercantik diri serta meningkatkan rasa percaya diri.

Meski demikian perlu diingat bahwa melakukan prosedur oplas dapat berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang, terutama jika dilakukan berkali-kali.

Apa saja efeknya? berikut ini dampak negatif yang bisa terjadi ketika seseorang melakukan operasi plastik sebagaiman dilansir GenPI.co :

1. Risiko infeksi

Antisipasi risiko infeksi memang pasti dilakukan saat pasca operasi, namun infeksi masih tetap dapat terjadi.

Sekitar 1% hingga 2,5% pasien operasi plastik yang menjalani pembesaran payudara mengalami infeksi.

Biasanya infeksi kulit selulitis juga dapat terjadi setelah operasi.

Dalam kasus yang parah, infeksi terjadi di dalam tubuh sehingga membutuhkan antibiotik intravena (IV) untuk mengatasinya.

2. Efek samping perdarahan

Jika pendarahan tidak dapat dikendalikan, pasien dapat mengalami penurunan tekanan darah. Potensinya pun tak main-main, bisa menyebabkan kematian.

Kehilangan darah memang bisa terjadi saat operasi berlangsung, seperti operasi pada umumnya. Namun, pendarahan bisa pula terjadi pasca operasi.

3. Saraf rusak

Mati rasa atau kesemutan setelah operasi plastik merupakan salah satu tanda kerusakan syaraf.

Kebanyakan kasus hanya sementara, namun ada pula kerusakan yang terjadi secara permanen.

4. Terjadinya seroma

Seroma merupakan kondisi ketika cairan tubuh steril atau serum berkumpul di bawah permukaan kulit. Hal ini pun mengakibatkan pembengkakan dan nyeri.

Paling umum, kejadian ini terjadi pada prosedur operasi pengencangan perut pada sekitar 15% sampai 30% pasien.

5. Pembentukan hematoma

Hematoma merupakan gumpalan darah tak normal yang terdapat di luar pembuluh darah.

Kondiri ini bisa menyebabkan pembengkakan bengkak dan memar dengan kemunculan kantong darah di bawah permukaan kulit pada area yang dioperasi.

Paling umum, hematopa terjadi setelah seseorang melakukan prosedur facelift dengan rata-rata kejadian sekitar 1% pasien.

Terkadang, kantong darah ini cukup besar dan menyakitkan sehingga diperlukan operasi tambahan untuk mengatasinya.(*)

 

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di GenPI.co, dengan judul: “Jangan Coba-coba, Ini Dia 5 Dampak Negatif Operasi Plastik“. Pada edisi Ahad, 24 Oktober 2021.
(Visited 18 times, 1 visits today)

Komentar