Selasa, 15 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Dia Kabar Gembira untuk TNI-Polri dan PNS

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 29 Juli 2020 | 11:05 WITA Tag: , ,
  KOPASSUS. Prajurit TNI juga akan menerima gaji ke-13. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Gaji ke-13 PNS, TNI, dan Polri, akan dibahas pemerintah pada Rabu, 29 Juli 2020.

Ditargetkan akhir bulan ini PP tentang gaji ke-13 tersebut sudah bisa diterbitkan.

Jika PP sudah terbit akhir Juli, maka pembayaran gaji ke-13 PNS, TNI, dan Polri, dilakukan Agustus.

Menurut Plt Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Widjinarko, isi RPP Gaji ke-13 ini mirip dengan PP Tunjangan Hari Raya (THR).

BACA  Slot Penukaran Uang Pecahan 75 Ribu di 39 Kantor BI Sudah Habis

“Kami sudah menerima izin prinsip dari Menteri Keuangan. Insyaallah sore ini akan kami rapatkan dan ditargetkan selesai akhir bulan ini,” kata Teguh sebagaimana dilansir JPNN.com, Rabu (29/7).

Dia menyebutkan, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar gaji ke-13 cepat dicairkan.

BACA  KAMI Versi Mahasiswa Yakin Indonesia Baik-Baik Saja

Itu sebabnya, RPP Gaji ke-13 digenjot tuntas akhir Juli.

“Insyaallah gaji ke-13 bisa dicairkan Agustus karena RPP-nya akan kami tuntaskan bulan ini,” ucapnya.

Mengenai siapa saja yang menerima gaji ke-13, Teguh mengatakan hanya untuk PNS, TNI/Polri di bawah eselon 3.

Sedangkan yang eselon 1 dan 2 tidak mendapatkan gaji 13.

“Mirip-mirip dengan mekanisme pencairan dana THR lah. Karena masih dalam situasi COVID-19 di mana anggaran pemerintah mepet, makanya tidak semua PNS, TNI/Polri yang dapat gaji ke-13,” tandasnya, menjelaskan mengenai gaji ke-13 PNS, TNI, dan Polri. (esy/jpnn/hg)

BACA  KPK Soroti Dana Anggaran Rp 90,45 Miliar untuk Influencer

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Kabar Gembira untuk TNI dan Polri, PNS juga, Alhamdulillah“. Pada edisi Rabu, 29 Juli 2020.

Komentar