Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Dua Sektor yang Bertahan di Masa Pandemi

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Jumat, 29 Januari 2021 | 20:05 WITA Tag:
  Nelson Pomalingo (keempat dari kiri) usai bertemu dengan Deputy perkoperasian Kementrian Koperasi dan UMKM, Ahmad Zabadi, Jumat (29/01/2021). (Foto:Sucipto Mokodompis/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Sejak pandemi Covid-19 merebak dan meluas hampir ke seluruh penjuru dunia, dampaknya sangat dirasakan diberbagai sektor. Tak hanya di sektor kesehatan, tapi juga merambat ke sektor ekonomi.

Di Indonesia, masih ada beberapa sektor yang hampir tidak terpengaruh oleh dampak pandemi tersebut, diantaranya sektor pertanian dan Koperasi. Dua sektor ini dinilai mampu bertahan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Gorontalo.

“Ada dua usaha yang masih berkembang di masa pandemi, yaitu pertanian dan koperasi, sehingga inilah yang akan kita kembangkan,” kata Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo kepada wartawan, Jumat (29/01/2020)

Guna mengembangkan dua jenis usaha tersebut, Nelson Pomalingo telah bertemu dengan pihak Kementrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diwakili oleh Deputy perkoperasian, Ahmad Zabadi.

BACA  DPRD Usul Pemberhentian Nelson Pomalingo dan Herman Walangadi

Dari beberapa koperasi yang dikunjungi, kata Nelson, Kementrian Koperasi dan UMKM tertarik dengan koperasi produksi aren. Koperasi produksi aren dipilih karena potensi aren di daerah itu cukup berkembang. Apalagi, pemasaran produk dengan bahan dasar arenĀ  sudah tembus sampai ke luar negeri.

“Mereka tertarik dengan koperasi produksi aren karena potensi aren di kabupaten Gorontalo cukup banyak dan berasal dari masyarakat biasa. Selain itu, pemasarannya juga sudah tembus sampai ke luar negeri, sudah ekspor. Kebutuhan gula aren di eropa cukup banyak, ini yang akan terus kita kembangkan,” ungkap Nelson Pomalingo

BACA  Diduga Depresi, Petani di Gorontalo Ditemukan Gantung Diri

Nelson Pomalingo mengatakan, Pengembangan koperasi produksi itu, akan mendapat dukungan dari Kementrian Koperasi dan UMKM. Saat ini, kata dia, pihaknya sedang menyiapkan beberapa persyaratan untuk menerima bantuan tersebut.

“Untuk memperoleh bantuan tersebut, kita di minta untuk mengembangkan koperasi produksi seperti aren, jagung dan cabe yang kebutuhannya cukup banyak dan juga di bidang peternakan. Jadi mereka menunggu usulan dari kita,” kata Nelson Pomalingo.

Guna meningkatkan produktivitas gula aren di daerah itu, Kabupaten Gorontalo sudah sejak lama gencar melakukan penanaman pohon yang juga berfungsi sebagai penahan air dan tanah di daerah rawan longsor.

BACA  Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Anggaran Lewat Bimtek

“Karena ini merupakan produksi alam, kita ingin mendorong penanaman aren di lembah lembah gunung. Sebenarnya juga penanaman pohon aren itu sudah dua tahun kita lakukan, jadi tinggal peningkatan saja,” lanjut Nelson Pomalingo

Terkait pendanaan, Nelson Pomalingo mengaku sudah bertemu dengan pihak Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang diwakili oleh Direktur bisnis LPDB-KUMKM, Krisdianto.

“Kita juga sudah bertemu dengan Direktur Bisnis LPDB-KUMKM, Pak Krisdianto, sehingga diharapkan segala persoalan di bidang pembiayaan dapat teratasi,” harap Nelson Pomalingo. (hiu/adv/hg)


Komentar