Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Harapan Gubernur Gorontalo pada Hari Patriotik 23 Januari Milenial

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 23 Januari 2022 | 18:05 Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, didampingi Idah Syahidah, Kapolda Gorontalo, Danrem 133 NWB, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, dan perwakilan pimpinan OPD, saat mengikuti upacara peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 secara virtual, dari Bandung Jawa Barat, Ahad (23/01/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, BANDUNG – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengajak seluruh masyarakat di daerah yang telah dipimpinnya selama dua periode untuk selalu mengingat sejarah, terlebih kepada Pahlawan yang telah berjuang meraih kemerdekaan. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rusli Habibie usai mengikuti upacara peringatan Hari Patriotik 1942 melalui sambungan virtual yang berlangsung dari Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/01/2022). 

“Sejarah perjuangan kemerdekaan Gorontalo, lahir sebelum Indonesia merdeka yaitu tahun 1942. Kemerdekaan tersebut tak lepas dari perjuangan seorang Pahlawan Nasional asal Gorontalo, Nani Wartabone. Gorontalo merdeka sebelum merdeka. Artinya kita sudah berhasil lebih dulu mengusir kaum penjajah Belanda,” ucap Rusli Habibie. 

Lebih lanjut Rusli Habibie mengungkapkan, dimana Hari Patriotik 23 Januari 1942 juga sebagai spirit kemerdekaan mengusir kemiskinan dan mengusir kebodohan, untuk persatuan dan kesatuan bangsa demi membangun Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera. 

“Dulu itu, hanya anak-anak tertentu yang bisa sekolah, hari ini, tugas kita meneruskan perjuangan kemerdekaan yang artinya tidak mau di jajah di manapun, termasuk penjajahan politik, penjajahan pendidikan kita harus hanguskan. Nah, tugas kita dan pesan saya kepada generasi milenial mari kita mengusir kemiskinan dan mengusir kebodohan, kita harus lebih pintar, harus cerdas dijajah oleh rasa malas,”ungkap Rusli Habibie. 

Dalam pelaksanaan Upacara peringatan 80 Tahun Hari Patriotik 23 Januari ini, diikuti secara daring dari Rumah Dinas Gubernur Gorontalo yang dipimpin sekretaris daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba. 

Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan lintas peristiwa 23 Januari 1942, dan untuk puncak peringatan Hari Patriotik, akan disi dengan pemutaran video dokumenter sejarah Gorontalo, ‘Merdeka Sebelum Merdeka’. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 37 times, 1 visits today)

Komentar