Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Hasil Hearing DPRD Kota Gorontalo Terkait Dugaan Malapraktik

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:05 PM Tag: ,
  Suasana rapat gabungan di kantor DPRD Kota Gorontalo, Selasa (19/10/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Kota Gorontalo menggelar hearing terkait pengaduan adanya dugaan malapraktik di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Gorontalo, Selasa (19/10/2021). 

Hearing ini menghadirkan keluarga korban dugaan malapraktik didampingi kuasa hukumnya, dua orang kepala rumah sakit, ketua IDI, serta para dokter yang diduga terlibat dalam permasalahan tersebut. 

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Gorontalo, Hardi Sidiki tersebut, semua pihak terkait secara bergiliran diberikan kesempatan untuk membeberkan kronologis kejadian awal hingga akhir. 

Pada kesempatannya, suami almarhumah, Janto Antu membeberkan kronologis awal sejak istrinya memeriksakan diri ke dokter hingga meninggal dunia pasca operasi. 

Sementara itu kepala rumah sakit, IDI, dan para dokter menjelaskan hal yang sama, akan tetapi mengenai teknis operasi tidak dapat dijelaskan dalam rapat tersebut dan masih akan menunggu keputusan dari Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK). 

Dalam kesempatan itu para anggota legislatif juga menyampaikan pertanyaan, sanggahan, saran serta solusi kepada kedua belah pihak, diantaranya meminta keduanya dapat saling bermusyawarah, konsultasi dan bersabar sambil menunggu keputusan dari pihak MKEK. 

Di akhir rapat yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam, Hardi Sidiki, menyampaikan kesimpulan dari rapat tersebut, dimana komite yang ada dapat bekerja dengan transparan dan profesional. 

Kedua belah pihak juga diminta bersabar selama kurang lebih 1 minggu, sambil menunggu keputusan dari MKEK yang sedang menyelidiki permasalahan tersebut. 

Selain itu, Hardi Sidiki juga meminta kepada seluruh pihak untuk tidak saling menyalahkan dan mengumbar berita maupun informasi di media sosial yang dapat menimbulkan gejolak atau ketersinggungan. Diharapkan semua bisa bersabar, sambil menunggu hasil dari MKEK agar permasalahan ini segera terselesaikan dengan baik. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 694 times, 1 visits today)

Komentar