Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Kata Aryati Polapa Tentang Penempatan Aparatur dan Jenjang Kepangkatan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Kamis, 10 Juni 2021 | 06:05 WITA Tag: ,
  Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Aryati Polapa


Hargo.co.id, GORONTALO – Mutasi dan penempatan aparatur dalam satu jabatan yang tidak sesuai dengan analisis justru akan merugikan aparatur itu sendiri. Oleh karena itu, dalam proses mutasi atau menempatkan aparatur dalam satu jabatan, harus melalui analisis yang maksimal.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Aryati Polapa yang mana menurutnya masalah seperti ini bukan hanya persoalan pangkat dan golongan serta masa kerjanya. Namun juga terhadap pejabat lainnya yang ada dalam lingkungan kerja tersebut juga harus diperhatikan.

“Mutasi yang dilakukan belum lama ini oleh pemerintah daerah, ternyata ada hal-hal yang seharusnya tidak terjadi. Karena hal tersebut berdampak pada aparatur yang terkait, terutama dari sisi jenjang karir kepangkatannya,” kata Aryati Polapa.

Lanjut katanya, ternyata ada yang kepala badan atau kepala dinasnya yang pangkat dan golongannya justru lebih rendah dari pejabat yang ada dibawahnya. 

“Ada yang demikian, dan ini sebenarnya tidak boleh terjadi karena akan sangat berpengaruh pada jenjang kepangkatan dan juga jenjang karir dari pejabat yang jabatannya lebih rendah namun dari sisi kepangkatan dan golongan justru lebih tinggi dari atasannya,” ungkap Aryati Polapa.

Kerugian yang dimaksudkan, tentu aparatur tersebut dari sisi jenjang kepangkatannya akan terhambat. 

“Akan mandek, karena yang bersangkutan tidak akan naik lagi kepangkatan dan golongannya karena pejabat yang ada di atasnya lebih rendah. Ini dapat saja diproses, namun tergantung dari aparatur yang bersangkutan. Hanya saja tentu sangat disayangkan akan kehilangan peluang untuk kenaikan pangkat dan golongannya,” ujar Aryati Polapa.

Jika ini terus terjadi, tentu ini akan sangat merugikan para aparatur yang ada di lingkungan Pemda Gorontalo Utara, dan ini harus disikapi dengan bijaksana dan secepatnya diselesaikan. (abk/adv/hargo)

BACA  Thariq Modanggu yang Pertama Dipanggil Panitia Hak Angket 

Komentar