Senin, 26 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Kronologis Lengkap Penemuan Jasad Memes

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 20 Januari 2017 | 12:30 WITA Tag:
  


KOTA UTARA, Hargo.co.id – Warga Kelurahan Dembe II Kecamatan Kota Utara kembali digemparkan dengan penemuan mayat yang teridentifikasi bernama Romi Madina (41) alias Memes.

Dia ditemukan tewas di salon kecantikan miliknya yang terkunci rapat di kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Utara, kemarin, Kamis (19/1) sekitar pukul 09.00 Wita.

Romi Madina alias Memes ditemukan tewas pertama kalinya oleh Sri Ningsih, tetangga yang tinggal tepat di samping salon Memes. Dari informasi yang diterima Gorontalo Post, sebelumnya Memes memang diketahui mengalami sakit maag yang sering dialaminya.

Sehari sebelumnya, warga setempat masih melihat Memes membeli nasi kuning yang tak jauh dari tempat tiggalnya. Setelah itu, dia kemudian masuk ke dalam salon tersebut sekaligus tempat tinggalnya pula dengan mengunci pintu rapat-rapat.

BACA  Pengemudi Ngantuk, Mobil Mini Bus Hantam Pohon di Tepi Jalan

Hingga malam hari, salon Memes tersebut tidak dibuka menerima orderan. Namun, kebetulan wilayah Dembe pada malam harinya terkena pemadaman listrik sehingga warga pun tidak curiga.

Pagi harinya, datanglah Mohammad Iqbal yang ingin menggunting rambut. Namun karena salon Memes tidak buka, Iqbal menanyakan kepada tetangganya, Sri Nangsih.

Sri pun mulai tersadar dan curiga bahwa Memes tidak lagi ada aktivitas. Saat diketuk beberapa kali, tak ada orang yang menyahut. Iqbal pun berinisiatif mendobrak pintu salon yang sekaligus menjadi tempat tinggal Memes.

Setelah pintu terbuka, Romi Madina alias Memes ditemukan tak bernyawa lagi dengan kondisi tertelungkup di samping tempat tidurnya dan bersimbah darah. Iqbal dan Ningsih pun meminta tolong sehingga warga datang berkerumun, disusul pihak kepolisian.

BACA  Polisi Musnahkan Bahan Baku dan Miras di Bone Bolango

Di dalam ruangan salon kecantikan Memes, polisi menemukan dua botol bekas yang diketahui minuman beralkohol dan sejumlah obat-obatan.

“Memes memang sudah sakit-sakit dua hari yang lalu, dia bilang sakit maag. Tadi (kemarin,red) ada orang yang mau potong rambut di salonnya karena masih tutup, saya intip di jendela, terus melihat Memes tidur di lantai. Makanya pintu lalu kami dobrak,” ujar Sri Ningsih saat ditemui Gorontalo Post.

Menurut Ningsih, Memes memang di kenal sebagai orang yang baik dengan semua orang, “Dia itu tidak bisa bicara, almarhum sangat baik ke sesama orang, ketika dia mengguting berapa pun orang bayar dia akan terima,” tambahnya.

BACA  Aksi Tolak Omnibus Law di Gorontalo Kembali Berakhir Ricuh

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ronny Yulianto, melalui Kasat Reskrim, AKP Tumpal Alexander, mengatakan, kuat dugaan korban tewas akibat mengonsumsi minuman keras oplosan. Padahal korban juga diketahui sedang sakit.

“Kuat dugaan korban tersebut menkomsumsi minuman oplosan kemudian tewas di tempat, darah itu adalah darah muntah dari korban,” ujar Tumpal.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan korban tidak ada tanda-tanda luka akibat kekerasan dibagian tubuhnya.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya saja korban telah menkomsumsi obat kemudian minum,” tandasnya.(tr-49/hargo)


Komentar