Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Kronologis Penemuan Mayat WNA Asal Jerman di Kota Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:05 WITA Tag: , , ,
  WNA asal Jerman yang ditemukan tak bernyawa di Hotel New Melati, Kota Gorontalo. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Provinsi Gorontalo saat ini ditetapkan sebagai daerah status siaga darurat virus corona atau Covid-19. Di masa-masa penuh kewaspadaan itu, warga Kota Gorontalo dihebohkan dengan penemuan seorang mayat WNA asal Jerman pada Sabtu (28/03/2020), pukul 08.45 Wita. Mayat ditemukan di Hotel New Melati, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Mayat WNA asal Jerman yang diketahui bersama Franl Andres Velte (51), seorang traveling,  dengan nomor Paspor : CGINP6GTY/16.09.2028. Mayatnya pertama kali ditemukan oleh salah seorang karyawan hotel atas nama Edo (21), saat dirinya hendak mengantarkan breakfast.

Awalnya sekitar pukul 03.00 Wita, Edo Balu sedang duduk di ruang transit hotel, dan mendengar ada sebuah benda jatuh dari ketinggian dari arah kolam ikan hotel, yang lokasinya berjarak sekitar 25 meter dari ruang transit.

Hendak memastikan hal itu, Edo berniat untuk mengeceknya, namun pada saat itu Edo melihat ada seekor kucing berjalan mengarah ke ruang transit. Sehingga dirinya mengira bahwa suara benda jatuh tadi adalah seekor kucing yang lompat dari lantai atas kamar hotel. Olehnya Edo tidak lagi melakukan pengecekan asal mula suara benda jatuh tersebut.

BACA  Cegah Anak-anak Terpapar Covid-19, Pemerintah Suplai Multivitamin ke Gorontalo

Seperti biasanya sekitar pukul 07.00 wita, Edo melaksanakan tugasnya untuk mengantar beberapa menu breakfast di tiap-tiap kamar hotel. Namun dirinya langsung kaget melihat seorang tamu hotel sedang tergeletak di lantai kolam ikan hotel. Tepat di depan kamar nomor 115, dengan kondisi wajah mengeluarkan bercak darah dari hidung dan leher ada lilitan tali jemuran berukuran kecil.

Mengetahui hal itu, dirinya langsung meminta bantuan dengan membangunkan rekannya, Adnan Djalil (32) Pamandu Wisatawan yang sedang tidur. Saat terbangun, Adnan langsung bergegas mengecek kejadian itu, dan dirinya sangat kaget melihat WNA tersebut ternyata adalah turis yang dia dampingi dalam beberapa hari ini.

Tanpa pikir panjang, Adnan seketika menuju kamar pemilik hotel Melati atas nama Yanuar (42) alias Ko Yan, dan membangunkannya untuk kemudian bersama-sama mengecek kejadian tersebut.

Tak menunggu lama, sekitar pukul 07.15 Wita, Ko’ Yan, selaku pemilik hotel langsung menuju Mapolres Kota Gorontalo untuk melaporkan kejadian tersebut.

BACA  Sosok Mayat Ditemukan di Lapangan Taruna

Sekitar pukul 07.30 Wita, anggota Polres Gorontalo Kota bersama Plh. Danramil Kota Selatan, Pelda I Made Oka, beserta 4 anggota Babinsa Kota selatan dan Hulonthalangi, mendatangi lokasi kejadian tersebut, dan memasang garis polisi di area lokasi kejadian.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro, S.I.K, MT yang mengetahui lampiran kejadian ini langsung melaporkan kejadian tersebut ke Tim Medis Polda Gorontalo untuk segera melakukan penanganan sesuai prosedur medis.

Dir Intel Polda Gorontalo, Kombes Pol Yudi Hermawan, yang juga datang ke TKP, segera berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo untuk segera melakukan pengamanan secara prosedural.

Pada pukul 09.55 Wita, Tim Medis dari Polda Gorontalo bersama tim dari Dinkes Provinsi Gorontalo tiba di Lokasi kejadian dan langsung melakukan penanganan medis, hingga sekitar Pukul 10.30 Wita, Tim langsung membawa jenazah WNA itu menuju ke RSUD Aloei Saboe untuk dilakukan otopsi.

Menurut Adnan Djalil (Pemandu Wisata), korban sejak di dampingi olehnya, terlihat setiap memegang handphone, tangannya gemetaran terkesan memiliki riwayat sakit yang dia alami

“Korban pernah beberapa kali curhat ke saya, dan mengatakan bahwa dirinya dalam keadaan stress. Dimana korban takut dengan dirinya sendiri apakah akan terkena virus corona atau tidak,” tutur Adnan Djalil.

BACA  Uji Coba Vaksin, Jokowi Siap Disuntik Lebih Dulu

Dari keterangan korban itu, Adnan beranggapan bahwa korban sedang dalam kondisi stress berat. Namun Adnan tidak menanyakannya secara langsung pada korban mengenai rasa stress yang dialaminya.

Adnan juga menceritakan, sebelum kejadian, korban sedang mengurus tiket untuk kembali ke negara asalnya. namun akibat depresi yang dialami korban, sehingga jadwalnya untuk pulang sering tertunda.

“Korban sering menunda-nunda keberangkatannya dengan alasan yang tidak diketahui. Bahkan hari ini jadwal tiket pulangnya, namun dicancel lagi tanpa sebabnya,” ujar Adnan Djalil.

Korban menginap di Hotel Melati sejak Selasa 24 Maret 2020, pukul 10.00 Wita. Saat ini korban telah di bawa ke RSUD Aloe Saboe untuk mencari tahu apakah korban teridentifikasi suspect corona atau tidak.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan secara resmi dari pihak terkait mengenai hasil pemeriksaan atau tes Covid-19, terhadap WNA asal Jerman yang ditemukan meninggal dunia tersebut. (zul/hg)


Komentar