Minggu, 18 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Motif Pelaku Pembunuhan Waria di Gorontalo

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Metropolis , pada Jumat, 5 Maret 2021 | 19:05 WITA Tag: ,
  Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro A.P S.I.K MT didampingi Wakapolres Kompol Lufti Amir, SH, S.I.K dan Kasat Reskrim AKP Laode Arwansyah S.I.K saat menggelar Press Conference kasus pembunuhan. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Hanya berselang sehari setelah kejadian penemuan mayat di sebuah kos kosan yang terletak di Jalan Palma, Kecamatan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota akhirnya berhasil mengungkap motif dan pelaku yang diduga dalang dari peristiwa penemuan mayat tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro, A.P S.I.K MT melalui gelaran Press Conference pada Jumat, (05/03/2021).

“Jadi pada Rabu 3 Maret 2021 kemarin ada penemuan mayat di sebuah kos kosan yang ada di Kecamatan Dungingi, dan setelah kita dalami, tepatnya hari Kamis 4 Maret 2021, sekitar pukul 17.00 Wita, Tim Resmob Rajawali Satreskrim Polres Gorontalo Kota yang diback up oleh Tim Resmob Polda Gorontalo berhasil mengamankan seorang pria berinisial YK (29) yang diduga berkaitan dengan penemuan mayat tersebut,” buka AKBP Desmont Harjendro, A.P S.I.K MT diawal Press Conference.

BACA  Tersangkut di Jendela, Siswa SD di Boalemo Ditemukan Meninggal Dunia
“YK” terduga pelaku pembunuhan waria di gorontalo. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Kapolres Gorontalo Kota juga menerangkan, YK sendiri diringkus oleh Tim Resmob gabungan saat berada di rumahnya di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango tanpa perlawanan. YK kemudian langsung dibawa ke Mapolres Gorontalo Kota dan menjalani pemeriksaan.

“Setelah kita amankan dan lakukan interogasi, YK ini mengakui bahwa benar dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pria bernama Jesica Alias Ajin, yang tidak lain adalah temannya sendiri. Itu berawal pada Ahad, (28/02/2021 malam. Dimana pelaku datang ke kamar kos korban dan mengkonsumsi miras bersama korban. Saat itu korban memaksa pelaku untuk melakukan aktivitas sex sesama jenis. Namun pelaku menolak,” terang AKBP Desmont Harjendro A.P S.I.K MT.

BACA  Apa Kabar Wisata Embung Dumati? Kini Sudah Meredup

Lanjut Mantan Kapolres Bone Bolango itu menuturkan, dari pengakuan pelaku, saat itu dirinya menolak untuk berhubungan sex sesama jenis dan saat yang bersamaan korban yang diketahui adalah seorang waria, merontak rontak, hingga pelaku akhirnya mengikat tangan dan kaki korban.

“Dari pengakuan pelaku, dirinya menolak berhubungan sex sesama jenis. Saat itu korban merontak rontak, hingga akhirnya pelaku mengikat tangan dan kakinya. Setelah itu diduga karena merasa kesal dengan korban, pelaku kemudian menganiaya korban dengan menggunakan balok kayu di bagian kepala. Setelah melakukan penganiayaan itu pelaku langsung pergi dengan membawa sepeda motor milik korban, bahkan tas korban yang berisi sejumlah uang dan barang lainnya juga ikut dibawa pelaku,”tutur Kapolres Gorontalo Kota.

Dari pengungkapan ini, Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota berhasil memgamankan barang bukti berupa kayu balok yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban, tali yang digunakan untuk mengikat tangan dan kaki korban, sebuah sepeda motor milik korban yang dibawa pelaku, serta tas pinggang milik korban yang sudah dalam kondisi hangus akibat dibakar pelaku untuk menghilangkan jejak.

BACA  Air Drainase Meluap ke Jalan HB Jassin, Warga Sekitar Meradang

AKBP Desmont Harjendro A.P S.I.K MT juga menambahkan, dari hasil keterangan otopsi, pelaku mengalami luka dibagian kepala yang diduga kuat akibat hantaman benda tumpul, hal itu juga sesuai dengan pengakuan pelaku yaitu melakukan penganiayaan dengan menggunakan balok kayu sebanyak dua kali dibagian kepala korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terbukti bersalah, terduga pelaku YK akan dijerat dengan Pasal 338 Subsider Pasal 354 Ayat 2, dengan hukuman kurungan penjara selama 15 tahun.(zul/hargo)


Komentar