Rabu, 30 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Panduan Salat Idulfitri dari MUI

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Kamis, 14 Mei 2020 | 10:05 WITA Tag:
  ILUSTRASI Salat Ied (Foto; Istimewa)


Hargo.co.id, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabu mengeluarkan fatwa tentang panduan takbir dan salat Idulfitri saat pandemi COVID-19.

Seperti dilansir jpnn.com, “Fatwa ini dibahas mulai Rabu (6/5) atas pertanyaan dari masyarakat,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/5).

Dia mengatakan Fatwa Majelis Ulama Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulitri saat Pandemi itu agar dapat dijadikan pedoman ibadah umat Islam.

BACA  Didukung Partai Golkar, SMS Kian Perkasa di Pohuwato

Niam mengatakan, secara umum, fatwa itu memiliki pertimbangan bahwa salat Idulfitri merupakan ibadah yang menjadi salah satu syiar Islam dan simbol kemenangan dari menahan nafsu selama bulan Ramadhan.

“Sampai saat ini wabah COVID-19 masih menjadi pandemi nasional yang belum sepenuhnya diangkat oleh Allah SWT,” kata dia.

Dia mengatakan salat Idulfitri dapat diselenggarakan secara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushola atau tempat lain selama angka penularan COVID-19 menurun dan ada kebijakan pelonggaran aktivitas sosial berdasarkan pertimbangan ahli yang kredibel dan amanah.

BACA  TNI AD Kirim 1 Kompi Pasukan ke Amerika, Dapat Tugas Penting dari Jenderal Andika

“Jika umat Islam berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas COVID-19 dan diyakini tidak terdapat penularan (seperti di kawasan pedesaan atau perumahan terbatas yang homogen, tidak ada yang terkena COVID-19 dan tidak ada keluar masuk orang), salat Idulfitri dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah dapat dilakukan,” katanya.

Sementara shalat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah, kata dia, dengan berjemaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri terutama jika berada di kawasan penyebaran COVID-19 yang belum terkendali.

BACA  Susah Belajar Online, Pasutri Bunuh Anak Kandung

“Pelaksanaan shalat Idulfitri, baik di masjid maupun di rumah harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan. Fatwa agar dapat dijadikan pedoman pelaksanaan ibadah Idulfitri dalam rangka mewujudkan ketaatan pada Allah sekaligus menjaga kesehatan dan berkontribusi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19,” katanya.(antara/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul yang sama. Pada edisi Rabu, 13 Mei 2020.

Komentar