Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Pendamping Thomas di Pilkada Gorut

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 8 Oktober 2017 | 20:18 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Mantan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thomas Mopili, hampir dipastikan akan menjadi salah satu kontestan pilkada Gorut 2018. Setelah tim pilkada DPP Golkar menetapkan Thomas Mopili menjadi calon bupati yang akan diusung Partai Beringin.

Langkah Thomas Mopili untuk kembali ikut pemilihan Bupati-Wakil Bupati untuk kedua kalinya itu akan berjalan mulus. Ketua DPD II Golkar Gorut itu tidak perlu repot lagi untuk menggalang koalisi partai. Sebab lima kursi Golkar di DPRD, telah memenuhi syarat untuk mengusung satu pasangan calon. Thomas hanya harus sedikit sibuk dalam mencari pasangan.

Karena tim pilkada DPP memberikan pekerjaan rumah kepada Thomas Mopili untuk mencari kandidat wakil bupati. Setelah memiliki pendamping, DPP baru akan mengeluarkan SK pasangan calon yang akan menjadi dokumen persyaratan pencalonan untuk dibawa ke KPU saat mendaftar sebagai peserta Pilkada.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Polres Bone Bolango Siap Tindak Tegas

Thomas Mopili mengakui, ada tiga nama yang sudah mengerucut sebagai calon pendampingnya di Pilkada 2018. Yaitu, Roni Imran yang kini memegang jabatan wakil bupati Gorut, Weny Liputo yang masih PNS aktif dan menduduki jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi, serta Syaiful Hasania yang berlatar belakang pengusaha properti dan kini menjadi Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Indonesia (Aperindo) Provinsi Gorontalo.

“Selain karena keinginan kader dan masyarakat Gorut, komunikasi politik yang tengah kami jalankan selama ini juga menjadi salah satu alasan mengerucutnya tiga nama itu,” kata Thomas Mopili.

Thomas menyatakan, dirinya tentu menginginkan agar figur pendamping bisa mendongkrak kemenangan di Pilkada. Sehingga idealnya, figur tersebut benar-benar dikenal dan diinginkan masyarakat untuk mendampinginya dalam memimpin Gorut lima tahun mendatang.

BACA  Tampil Lebih Megah, Rusli-Idris ‘Sulap’ Asber Manado

“Makanya ini akan ditentukan oleh hasil survei,” jelasnya.

Tiga nama kandidat pendamping Thomas Mopili sebetulnya telah memiliki modal popularitas dan punya kelebihan tersendiri. Masyarakat Gorut umumnya sudah mengenal Roni Imran, Weny Liputo dan Syaiful Hasania.

Menduduki jabatan Wakil Bupati Gorut sejak 2013 silam, rekam jejak Roni Imran tentu sudah diketahui masyarakat. Apalagi sebelum menduduki jabatan eksekutif, Roni Imran sebelumnya berkarir di DPRD Gorut dan menjadi Wakil Ketua DPRD Gorut dari 2009-2013.

Di internal Partai Amanat Nasional (PAN) Gorut, Roni Imran sudah barang tentu sangat mengakar. Prestasi besar yang diperoleh PAN meraih lima kursi di DPRD Gorut saat pileg 2014, tak lepas dari kontribusi Roni Imran yang saat itu masih menjadi Ketua PAN Gorut.

BACA  Pleno KPU Bone Bolango, RUMAH Tolak Teken Berita Acara

Begitupun dengan Weny Liputo. Figur birokrat ini sangat dikenal utamanya masyarakat dan stakeholder di bidang pendidikan. Saat Gorut masih bergabung dengan Kabupaten Gorontalo,Weny Liputo cukup lama menempati jabatan kepala dinas pendidikan kabupaten Gorontalo.

Siapa yang nanti akan diputuskan menjadi pendamping Thomas Mopili akan segera diketahui dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sebab Thomas Mopili tentu tidak ingin berlama-lama menentukan pendamping.

Agar masih mempunyai waktu untuk turun sosialisasi ke masyarakat sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati. Bukan lagi sosialisasi individu sebagai calon papan satu. Selain hasil survei, faktor lain yang juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan figur pendamping tentunya aspek kecocokan (chemistry). Agar tidak terjadi pecah kongsi ketika dipercaya rakyat untuk memimpin Gorut lima tahun mendatang. (rmb/jdm/hargo)


Komentar