Ini Penegasan Kapolda Gorontalo Terkait Kerusuhan di Manokwari

Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Rachmad Fudail, MH

Hargo.co.id, GORONTALO – Kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/08/2019) turut mendapatkan tanggapan dari Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Rachmad Fudail, MH.

Alumni Akpol 1985 ini, meminta kepada seluruh elemen masyarakat Gorontalo untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu di media sosial, terkait dengan kejadian di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Apalagi, kata Jendral Bintang Satu dipundaknya ini, sering dijumpai keberadaan oknum-oknum yang dengan sengaja melibatkan informasi-informasi tipuan serta provokasi di media sosial.

“Informasi di media social kiranya dapat disikapi oleh masyarakat dengan tidak mudah mempercayai setiap konten yang diedarkan serta membantu mencari informasi akan kebenaran konten tersebut. Bagi admin grup media sosial, baik facebook, whatsapp yang ada di Gorontalo, saya harap agar lebih aktif memantau konten atau postingan yang bermuatan Sara, konflik antar warga dan lain sebagainya,” jelasnya.

Lanjut kata mantan Karo Ops Polda Jatim ini, pihaknya sudah meminta kepada seluruh Kapolres untuk melakukan langkah-langkah antisipasi di wilayah masing-masing. Tak hanya itu saja, para Kapolres pun diharapkan agar melakukan komunikasi dengan masyarakat Papua Barat yang ada di Gorontalo, karena mereka pula adalah saudara kita semua.

“Kami pun dari Polri akan turut melakukan patroli ciber untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya penyebaran informasi hoax. Kami berharap bantuan serta dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di wilayah Gorontalo,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah-langkah antisipasi terkait dengan apa yang terjadi di Manokwari, Papua Barat. Diantaranya, masing-masing Polres mendatangi asrama-asrama tempat masyarakat pelajar Papua berada, termasuk meminta masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata dengan warga Papua Barat.

“Orang Papua juga bagian dari anak bangsa, yang juga saudara kita, sehingga kita harus hidup rukun dan berdampingan. Oleh karena itu, mari kita jaga persaudaraan dengan warga Papua. Mari kita jaga daerah Gorontalo ini tetap aman dan damai, hati-hati dengan informasi hoax dan jangan mudah terprovokasi dengan upaya oknum tidak bertanggungjawab, demi memecah belah kita semua,” harap Alumnus Akpol 1998 ini. (kif/hg)

-