Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Penjelasan Dinas Dikbudpora Gorontalo Tentang Pemangkasan Beasiswa

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Indonesia 99 Kata , pada Minggu, 17 Mei 2020 | 09:05 WITA Tag: ,
  Ilustrasi. Beasiswa dipangkas untuk penanganan Civid-19 di Gorontalo. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Munculnya sorotan dari sejumlah mahasiswa tentang pemangkasan dana beasiswa mendapat tanggapan dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo. Melalui Kepala Seksi Program, Since Ladji, anggaran tersebut dipangkas guna menangani Covid-19.

Kepada sejumlah wartawan, Since Ladji menjelaskan bahwa anggaran beasiswa bagi mahasiswa yang dipangkas tersebut dialihkan untuk penanganan Covid – 19 di Provinsi Gorontalo. Bukan hanya beasiswa saja, seluruh anggaran yang dianggap tidak mendesak, juga dipangkas.

BACA  Pemerintah Prioritaskan Pengadaan Vaksin Covid-19

“Kami tidak alergi dengan kritikan. Tapi seharusnya adik-adik mahasiswa harus paham maksud dan tujuannya untuk penanganan virus corona di Provinsi Gorontalo. Pengalihan anggaran ini bukan hanya di daerah, di pusat juga demikian,” tegas Since Ladji.

BACA  Peran Guru Dibutuhkan pada Sosialisasi Protokol Kesehatan

Masih pada kesempatan yang sama, Since Ladji menjelaskan bahwa Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saja, rela seluruh gajinya disumbangkan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid – 19 Provinsi Gorontalo.

BACA  Masker yang Beredar Hanya Menghalangi Debu

Since Ladji lantas mengungkap jika mahasiswa yang melontarkan protes di media sosial itu, sudah pernah merasakan bantuan beasiswa dari pemerintah Provinsi Gorontalo pada 2019.

“Mungkin saya tidak perlu menyebut satu persatu namanya. Intinya, anggaran beasiswa itu digeser untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Gorontalo. (adv/rwf/hg)


Komentar