Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Penyebab Anak Nyaris Bunuh Ayah Kandungnya

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 19 September 2016 | 12:05 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Sungguh memperihatinkan. Seorang anak di Desa Toidito, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo inisial AB alias Gus mencoba membunuh ayah kandungnya sendiri. Gus nekat menikam sang ayah Basir Yunus (57), dengan parang hingga perutnya robek. Penyebanya hanya lantaran sang ayah memarahi putranya itu yang sedang mengotak-atik mesin tracktor, Sabtu, (17/9).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post menyebutkan, kejadian bermula saat korban baru saja pulang dari kebun. Di rumah mereka yang semi permanen itu, Basir memergoki, Gus sedang membongkar mesin tracktor. Melihat hal itu, Basir menegur Gus. Ia khwatir mesin trakctor akan semakin rusak.  Rupa-rupanya teguran Basir tersebut membuat Gus tersinggung.

BACA  Gembong Narkoba Daniel Edi Johannes Divonis Hukuman Mati

Diduga karena kesal, Gus langsung menyerang korban. Gus, dengan cepat merampas parang yang terselip di pinggang Basir. Diduga karena tersulut emosi, Gus langsung menghujamkan parang sepanjang kurang lebih 1/2 meter hingga mengenai perut sebelah kanan Basri. Tikaman itu melukai perut korban dengan kedalaman luka kurang lebih 3 centimeter.

BACA  Waspada, Tiga Kotak Amal Dibobol Maling di Marisa

Kejadian tersebut terlihat oleh warga sekitar. Tiba-tiba saja, suasana di sekitar rumah Basri gaduh. Keluraga yang lain bersahutan memperingatkan Gus, sambil berusaha melerai. Oleh keluraga dan warga sektiar, korban yang sudah bersimbah darah itu segera dilarikan ke Puskesmas Pulublala. Dari Puskesmas, korban kemudian dirujuk ke RS MM Dunda Limboto. Untung saja nyawa korban berhasil di selamatkan. Ia kini dirawat intensif di RS MM Dunda Limboto.

BACA  Jelang Buka Puasa, Dua Desa di Limboto Barat Diterjang Banjir 

Sementara itu, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku masih terus mengamuk hingga membuat warga sekitar ketakutan. Beruntung salah seorang petugas polisi yang juga warga setempat atas nama Brigadir Arifin Mahadjani berhasil merampas parang pelaku. Brigadir Arifin yang ahli Taekwondo itu juga berhasil menangkap pelaku.

Laman: 1 2


Komentar