Rabu, 25 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Penyebab Pelaku Cekik Warga Hingga Meninggal

Oleh Mufakris Goma , dalam Metropolis , pada Selasa, 18 Februari 2020 Tag: , ,
  MZ, terduga pelaku pembunuhan terhadap Sukardi Pou, berhasil diringkus Tim Opsnal Pandawa Sat Reskrim Polres Gorontalo. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hanya gara-gara menegur abang bentor yang memutar musik dengan volume cukup keras, seorang warga Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, terlibat perkelahian hingga akhirnya meregang nyawa.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu terjadi pada Selasa (18/02/2020) dini hari atau sekitar pukul 02.15 Wita, di Kompleks Parkiran RSUD Dunda Limboto.

Peristiwa itu bermula saat korban Sukardi Pou bersama 1 orang rekannya mampir di Kompleks Parkiran RSUD Dunda Limboto, dan bertemu dengan pelaku yang belakangan diketahui berinisial MZ, warga Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Diduga akibat kesal dengan suara musik bentor dari pelaku yang dianggap terlalu kencang, korban pun menegur pelaku dan langsung menyerangnya dengan pukulan ke arah wajah, hingga aksi perkelahian tak terhindarkan.

Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana, S.I.K, MH melalui Kasat Reskrim AKP Kukuh Islami S.I.K menjelaskan, awalnya korban terlebih dahulu menyerang pelaku dengan memukul bagian wajah pelaku sementara pelaku berusaha menghindar hingga akhirnya pelaku pergi ke arah bentornya dan mengambil sebilah pisau sangkur.

“Setelah mengambil sebilah pisau, pelaku M.Z ini kemudian berbalik mengejar korban dan menyerangnya dengan pisau tersebut, korban pun berusaha menghindar hingga terjatuh. Di saat itu pula pelaku mengarahkan pisau yang dipegangnya ke arah korban, namun korban tetap berusaha melawan dengan menendang pelaku,”jelas AKP Kukuh Islami S.I.K.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Gorontalo juga menerangkan, dari pengakuan saksi mata saat itu pelaku mendekap korban dan terus mencekik bagian leher korban, sementara pisau yang dipegang pelaku tidak sempat digunakannya karena berhasil dicegat oleh tiga orang saksi yang melerai perkelahian itu.

“Melihat kondisi korban yang didekap dan dicekik lehernya oleh pelaku, tiga orang warga yang berada di lokasi itu berusaha melerai perkelahian itu. Setelah berhasil dilerai, kondisi korban pada saat itu langsung tak sadarkan diri dan terjatuh, sehingga langsung dilarikan ke ruang UGD Rumah Sakit yang tak jauh dari lokasi kejadian, namun naas nyawa korban tak terselamatkan,”terang Kasat Reskrim Polres Gorontalo.

Dirinya juga menambahkan, hanya berselang 4 jam setelah peristiwa itu terjadi, Tim Opsnal Pandawa Sat Reskrim Polres Gorontalo berhasil meringkus pelaku dan langsung membawanya ke Mapolres.

Kasus perkelahian di Kompleks parkiran RSUD Dunda Limboto, yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia itu saat ini tengah ditangani oleh pihak Sat Reskrim Polres Gorontalo.(zul/hg)