Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Penyebab Penikaman pada Salah Satu Cafe di Kota Gorontalo  

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 23 Juni 2022 | 02:05 Tag: ,
  Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K S.I.K didampingi Kanit Reskrim dan Penyidik Polsek Kota Utara saat menggelar Press Conference kasus penikaman. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus penganiayaan yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam yang berlokasi di Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo pada Minggu (19/06/2022), diduga dipicu oleh ketersinggungan antara korban dan pelaku. 

Belakangan diketahui, pelaku berinisial GS (17) warga Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo bersama 4 orang rekannya, sebelumnya mengkonsumsi miras di salah satu homestay, sebelum datang ke tempat hiburan malam untuk mencari salah seorang rekannya. 

Setibanya di tempat hiburan malam tersebut, GS dan rekan – rekannya hendak mencari salah seorang yang menurut pelaku adalah rekan mereka. Saat itu korban atas nama Imran Ahmad, warga Kelurahan Dulomo Utara, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo sedang duduk sambil menikmati Miras jenis cap tikus. 

“Saat itu korban sedang duduk sambil minum cap tikus. Korban merasa tersinggung melihat pelaku keluar masuk kafe. Akibatnya keduanya saling adu mulut. Saat adu mulut berlangsung, pelaku yang saat itu membawa sebilah pisau, langsung mengayunkan pisau tersebut ke arah korban dan mengenai bagian leher bawah sebelah kiri korban hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan serius,” jelas IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K S.I.K dalam gelaran Press Conference di depan Mapolres, Rabu (22/06/2022). 

Lebih lanjut Kasat Reskrim juga menuturkan, atas kejadian tersebut Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara langsung turun ke lokasi kejadian dan berhasil mengidentifikasi pelaku. 

“Berdasarkan penyelidikan dan setelah mengetahui identitas pelaku, kami berhasil mengamankan pelaku bersama rekan – rekannya di kediaman mereka masing-masing. Kemudian kami juga masih melakukan pendalaman, apakah rekan – rekan pelaku ini terlibat dalam kasus penikaman ini atau tidak,” tutur IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K S.I.K. 

Polisi berpangkat inspektur satu yang membawahi Tim Resmob Rajawali Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota dan saat ini tengah gencar memberantas aksi kejahatan di wilayah Kota Gorontalo itu menambahkan, dimana pelaku terancam akan dijerat dengan Pasal percobaan pembunuhan yaitu Pasal 338  Junto pasal 53 ayat 1 KUHP, dan Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 295 times, 1 visits today)

Komentar