Kamis, 8 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Respons Polisi Soal Permohonan Penangguhan Penahanan John Kei

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Kamis, 2 Juli 2020 | 13:05 WITA Tag:
  Polisi membawa salah satu tersangka kejahatan John Kei saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Hargo.co.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya menanggapi ihwal rencana pihak John Kei dan kelompoknya mengajukan permohanan penangguhan penahanan akibat kasus penyerangan kepada kelompok Nus Kei. Polisi pun mempersilahkan John Kei menempuh jalur tersebut.

“Kalau misalnya mengajukan permohonan penangguhan penahanan itu adalah hak dan boleh-boleh saja,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Sebagaimana dilansir JawaPos.com Kamis (2/7).

Kendati demikian, sampai saat ini polisi belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan tersebut. Oleh karena itu, penyidik belum bisa terlalu jauh menanggapi ihwal permohonan itu. “Ada pertanyaan apakah John Kei mengajukan penangguhan penahanan, saya pribadi belum menerima surat permohonan tersebut,” jelas Tubagus.

BACA  Viral! Pengemudi Fortuner Bergaya Koboi, Mengacungkan Senjata Usai Tabrak Pemotor

Diketahui, Tim Kuasa Hukum John Kei dan anak buahnya berencana mengajukan penangguhan penahanan kepada Polda Metro Jaya. Saat ini tim kuasa hukum tengah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk pengajuam tersebut. “Ya kami sedang mengajukan upaya penangguhan penahanan,” kata pengacara John Kei, Anton Sudanto, Sabtu (27/6).

BACA  Pemerintah Tolak Permohonan Pengesahan Partai Demokrat Kubu Moeldoko

Sebelumnya, keributan terjadi di Green Lake City, Kota Tangerang , Banten pada Minggu (21/6). Dalam peristiwa ini, terdengar pula suara tembakan. Sekuriti setempat bahkan sempat menutup gerbang perumahan namun, dirusak dengan ditabrak mobil oleh para pelaku.

Pada hari yang sama, tersebar kabar aksi penganiayaan menimpa seorang warga berinisial YC, 45 di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban dicegat oleh sekelompok orang saat sedang berkendara. Dia pun langsung dihujani senjata tajam hingga dinyatakan tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

BACA  Pasangan Pemeran Konten Asusila di Bogor Mengaku Dapat Untung Rp 19,5 Juta

Hasil penyelidikan menyebutkan, dua kasus tersebut dilakukan oleh kelompok John Kei. Pria berjuluk Godfather of Jakarta itu memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pembunuhan kepada pamannya sendiri, Nus Kei dan kelompoknya. (bp/sat/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh JawaPos.com dengan judul: “Respons Polisi Soal John Kei Ajukan Penangguhan Penahanan“. Pada edisi Kamis, 02 Juli 2020.

Komentar