Minggu, 13 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Video Proses Evakuasi Pasien 44 ke Wisma Atlet

Oleh Veronika Y. Ruung , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Kamis, 21 Mei 2020 | 04:44 WITA Tag: , ,
  Proses evakuasi Pasien 44 dari rumah ke Wisma Atlet David-Toni, Kamis (21/05/2020) pukul 01.25 Wita, yang sempat mengalami penolakan mengingat yang bersangkutan memilih isolasi di rumah. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pasien 44 yang berdomisili di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo menolak untuk dievakuasi guna diisolasi di Wisma Atlet. Alasan yang dikemukakan bahwa dirinya ingin isolasi mandiri di rumah saja.

Informasi yang berhasil dihimpun, proses evakuasi oleh Tim Gugus Tugas dari Kabupaten Gorontalo pada Kamis (21/05/2020) pukul 01.2 Wita. Pasien yang berusi 37 tahun dan berjenis kelamin wanita itu, menolak gara-gara tak ingin meninggalkan anak-anaknya di rumah.

BACA  Obat untuk Covid-19 Hasil Racikan Unair sudah Tahap Akhir Uji Klinis

Sempat terjadi perdebatan dengan petugas, meskipun akhirnya Pasien 44 rela berpisah dengan anak-anaknya untuk diisolasi di Wisma Atlet David-Toni Limboto, setelah diberi pengertian oleh Kadis Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome.

BACA  Paket SMS Terpapar Covid-19, Jubir: Itu Bukan Sebuah Aib

Berita Terkait : Pasien 44 Menolak Diisolasi di Wisma Atlet, Ini Alasannya

“Jika ibu tidak diisolasi, tidak menutup kemungkinan keluarga bahkan masyarakat sekitar juga bisa positif dan wabah ini makin meluas. Mohon kerja samanya, bu,” kata Haris Suparto Tome juga berada di lokasi ketika Tim Gugus Tugas akan mengevakusi pasien.

BACA  APBD Perubahan 2020, Pemprov Prioritaskan Penanganan Covid-19

Proses evakuasi mengundang perhatian warga. (vyr/hg)



Komentar