Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ini Wajah Calon Sekkot Gorontalo, 4 Nama Sudah Dicoret

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 4 April 2017 | 11:34 AM Tag: , ,
  

Kota, hargo.co.id – Sudah 10 nama masuk menjadi calon sekretaris Kota (Sekkot) Gorontalo untuk mengisi kekosongan ‘panglima’ Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan pemerintahan Kota Gorontalo.

Dari 10 nama tersebut, dua diantaranya adalah pejabat dari luar daerah Kota Gorontalo. Mereka yakni Kadis Perhubungan Kabupaten Gorontalo Sumanti Maku dan Kadis Sosial Gorontalo Utara, M.Suprizal Yusuf.

Sementara 8 lainnya masing-masing Kepala Inspektorat Nuryanto AK,M.Ec.Dev, Kepala Dinas Perkim Meidy M Silangen, S.Pi, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Nur Albar, Sp.PD. FInasin, Kepala BP3D Ismail Madjid, MTP, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan olahraga Irwan Hamzah, Kepala Kesbang Drs.Arifin Mohammad, Kepala Dinas Pangan Ir H. Tomi Jahya, M.Si dan Staf Ahli Bid. SDM dan Kemasyarakatan Pemkot Gorontalo Ir, H Laida Ali.

Namun pengisian Sekkot yang dibuka sejak 10 Maret 2017 hingga akhir pendaftaran calon Sekkot pada 31 Maret yang sudah diisi oleh 10 calon tersebut, tak semuanya yang akan masuk ke meja Walikota Gorontalo Marten Taha untuk kemudian diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebab ternyata panitia seleksi (Pansel) telah mencoret empat orang calon Sekkot.

Alasannya setelah pihak Pansel melakukan verifikasi berdasarkan kriteria dalam mekanisme yang berlaku. Ada beberapa kriteria utama yang wajib dipenuhi oleh para peserta seleksi tidak dipenuhi peserta.

“Kriteria yang wajib dimiliki setiap kandidat, adalah minimal golongan IV C, serta telah pernah dua kali menduduki jabatan eselon II,” ucap ketua Pansel Prof Rauf Hatu.

“Sudah ada enam yang akan disampaikan ke Walikota,”kata Rauf Hatu, yang artinya ada empat kandidat yang gugur sebelum diusulkan ke Walikota.

Enam pejabat tersebut, kata Rauf Hatu diantaranya ditetapkan memiliki kelayakan secara administratif karena memenuhi syarat utama dan layak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.

Hanya saja, guru besar sosiologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini tidak menyebut siapa saja empat nama yang tidak lolos pada tahapan seleksi selanjutnya itu.

“Kita masih akan melaporkannya dulu ke Bapak Walikota, dan kemungkinan besar pada Besok (hari ini,red) ke enam yang lolos tersebut akan kita umumkan secara resmi,”tandasnya. (gus/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar