Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Inilah Pernyataan Heroik Dahlan Iskan Sebelum Ditahan yang Jadi Viral di Medsos

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Jumat, 28 Oktober 2016 | 16:41 PM Tag: , ,
  

Nah, meski begitu, mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein tetap memberikan catatan. Dia menyebutkan, penanganan pidana korupsi terhadap kerugian BUMN atau BUMD tetap harus case-by-case. ”Jangan asal korporasi rugi, maka hal tersebut diartikan terjadi kerugian negara. Harus dilihat dulu apa sebabnya,” katanya.

Yang mutlak harus dibuktikan adalah ada tidaknya kesengajaan perbuatan melawan hukum dan niat jahat. Jika dua hal itu tak bisa dibuktikan, meski terjadi business loss yang menimbulkan kerugian keuangan negara, hal tersebut tidak bisa dibawa ke ranah pidana korupsi.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengungkapkan, penetapan tersangka dan penahanan Dahlan Iskan berpotensi menimbulkan diskursus baru dalam penegakan hukum. Di satu sisi, kejaksaan memang memiliki kewenangan menyidik dan melakukan upaya paksa dalam pengusutan kasus korupsi.

Namun, di sisi lain, yang ditetapkan dan ditahan kejaksaan merupakan sosok yang dikenal banyak orang tidak memiliki mental korupsi. ”Tak ada mental untuk memperkaya diri sendiri. Ini sangat mengagetkan,” kata pria yang juga Sekjen PPP itu. (eko/gun/wan/byu/dna/c5/c10/ang/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar