Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Inilah Sosok Calon Penjagub Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 9 September 2016 | 08:20 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Meski masih sekitar satu bulan lagi. Wacana tentang penempatan penjabat gubernur (Penjagub) untuk Provinsi Gorontalo sudah bergulir kencang.

Hal itu menyusul langkah Gubernur dan Wakil Gubernur Rusli Habibie dan Idris Rahim (NKRI) yang akan kembali mencalonkan untuk periode ke II.

Kabar terbaru yang beredar, saat ini Kemendagri mulai mempersiapkan sejumlah nama eselon I yang nantinya bakal ditempatkan sebagai penjagub. Sebab pada Pilkada serentak gelombang kedua (2017), ada tujuh provinsi yang akan melangsungkan Pilkada.

Masing-masing Provinsi Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Dari tujuh provinsi tersebut, empat di antaranya masa jabatan gubernur/wakil gubernur akan berakhir pada Desember 2016 serta Januari 2017.

Yaitu Sulawesi Barat (14 Desember 2016), Banten (11 Januari 2017), Gorontalo (16 Januari 2017) serta Papua Barat (17 Januari 2017). Sementara untuk Bangka Belitung pada April 2017, Aceh pada 25 Juni 2917 dan DKI Jakarta pada Oktober 2017.

Dari sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Kemendagri, nama Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Dr.Soni Sumarsono,MDM disebut-sebut sebagai kandidat yang bakal ditempatkan sebagai Penjagub Gorontalo.

Informasi tersebut bergulir seiring keberhasilan Soni Sumarsono menjalankan tugas sebagai Penjagub Sulawesi Utara (Sulut) pada Pilgub Sulut 2015 lalu. Saat itu Soni mampu menjaga dan mengendalikan stabilitas dan keamanan daerah Sulut. Termasuk menjalankan roda pemerintahan tanpa adanya gejolak sosial.

Dengan pengalamannya tersebut, Soni digadang-gadang bakal diplot ke Gorontalo. Mengingat antara Gorontalo dan Sulut memiliki kedekatan emosional.

Sehingga dengan kondisi itu, penempatan Soni diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan stabilitas daerah sebagaimana ketika bertugas di Sulut.

Kendati begitu, sejumlah pejabat eselon I di Kementerian yang dipimpin Cahjo Kumolo itu juga berpeluang. Misalnya, Direktur Jenderal Politik dan pemerintahan umum, Soedarmono, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Muh. Marwan, Direktur Jenderal Pemerintahan Desa Nata Irawan, maupun Direktur Bina Keuangan Daerah Reydonnyzar Moenek. Penetapan

(Visited 13 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar