Sabtu, 6 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Innalillahi… Sang Imam Tarawih yang Berpulang di Rakaat Ketujuh

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 29 Mei 2017 | 16:39 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – “Wa lad dhoollin….” Ujung lafal Surah Al-Fatihah tersebut menjadi kalimat terakhir yang terucap dari bibir Jarkasih saat menjadi imam salat Tarawih di Langgar Al Fajri di Jalan KH Khalid, Samarinda Ilir. Setelah itu, pria 69 tahun yang mengenakan pakaian serbaputih tersebut ambruk.

Masih di dalam langgar, Helmi sudah yakin ayahnya dipanggil Sang Khalik. Namun, pria berambut rapi tersebut tetap ingin membawa abahnya ke rumah sakit. “Ini sudah rencana Yang Mahabesar,” kata Helmi.

BACA  Dramatis, Suami Babak Belur Dikeroyok Geng Motor, Istri Ambil Pisau

Jarkasih sempat dibawa ke RS Bhakti Nugraha. Tapi, sukmanya sudah berpisah dari raga.

Helmi mengungkapkan, abahnya tak memiliki riwayat penyakit kronis. Bahkan, abahnya tak tampak layaknya orang yang sedang sakit. Jarkasih sebelum meninggal beraktivitas seperti biasa. (dra/rom/c23/ami/hg)


Komentar