Minggu, 28 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Istri Gubernur Gorontalo Tak Betah Tinggal di Rumah Dinas

Oleh Admin Hargo , dalam Podcast , pada Rabu, 24 November 2021 | 08:05 AM Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menjadi narasumber pada Femmy Udoki Podcast di kediaman, Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo. (Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan bahwa istri tercintanya Idah Syahidah mengaku tidak betah tinggal lama-lama di rumah dinas dikarenakan adanya beberapa alasan. 

Ungkapan dari istrinya yang saat ini aktif menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Gorontalo itu, disampaikan Rusli Habibie dalam tayangan Femmy Udoki Podcast melalui akun youtube yang dibagikan pada Selasa (23/11/2021). 

“Ibu itu nggak betah tinggal di rumah dinas, karena cukup besar dan luas. Pengalaman kami waktu jadi bupati di Gorontalo Utara, tinggal di sana dan jarang pulang. Sampai di sini rumah rusak, bocor-bocor dan kerusakan lainnya, sehingga diputuskan ibu kalau ada tamu baru itu ke rumah dinas,” ungkap Rusli Habibie. 

Lebih lanjut gubernur yang memimpin Provinsi Gorontalo selama dua periode itu juga menerangkan, dimana sesekali ia bersama istri masih tetap tinggal di rumah jabatan tersebut, namun itu hanya berlangsung satu hingga dua hari dan kembali lagi ke kediaman pribadinya. 

“Jadi saya bersama ibu ini masih tetap juga tinggal di rudis gubernur itu, tapi biasanya hanya sampai satu hingga dua hari kalau ada tamu yang harus kita jamu kemudian balik lagi ke rumah ini, karena ibu mengurus burung dan bunga disini,” terang gubernur. 

Ketika ditanya soal pelayanan tamu, Rusli Habibie menuturkan dimana orang darah asli Gorontalo itu memang dikenal ramah dan sangat memuliakan tamu. 

“Orang Gorontalo itu memang dikenal sangat memuliakan tamu. Lihat saja di setiap rumah yang ada di daerah ini pasti ada kamar tamu yang selalu standby dijadikan tempat tidur atau istirahat khusus para tamu,” tutur Rusli Habibie. 

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa tamu merupakan pembawa rahmat dan rezeki, namun begitu sepulangnya nanti ia akan membawa penyakit. Itu adalah penyakit ‘kita’ penghuni rumah dan nantinya akan dibawa pulang oleh tamu tersebut, termasuk penyakit Covid-19. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 69 times, 2 visits today)

Komentar