Jumat, 12 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Isu PMK Tak Pengaruhi Penjualan Sapi Kurban 

Oleh Admin Hargo , dalam Ragam , pada Jumat, 8 Juli 2022 | 14:05 Tag: ,
  Proses transaksi jual hewan sapi kurban. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Isu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternyata tak pengaruhi penjualan sapi kurban di Kabupaten Gorontalo. Justru mengalami peningkatan jelang Idul Adha yang jatuh pada Ahad (10/7/2022) untuk di Indonesia.

Seperti yang dialami oleh Zikran Mbuti, salah satu pedagang hewan kurban di Desa Helumo Manumba, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Ia menuturkan, bahwa penjualan hewan sapi kurban di tempatnya tahun ini meningkat sampai 75 persen dibanding dengan tahun sebelumnya yang hanya  mencapai 50 persen.

“Walaupun ada penyakit mulut dan kuku, itu sama sekali tidak berpengaruh pada hewan kurban saya. Sebab hewan kurban yang berada di tempat ini selalu dirawat dengan baik bahkan untuk makanan kami selalu berusaha memberikan yang terbaik,” kata Zikran Mbuti Kamis, (07/07/2022)

Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari yang berukuran kecil sampai yang berukuran besar. Mulai dari ukuran kecil dengan harga Rp 7,5 juta, ukuran sedang Rp 14,5 sedangkan ukuran besar mencapai Rp 27,5 juta.

Jelang Idul Adha, sehari sapi kurban yang laku mencapai 3-5 ekor. Bahkan dari banyaknya konsumen mengakibatkan stok dari sapi kurban pun habis.

“Alhamdulillah penjualan di tahun ini sangat meningkat sekali. Insya allah dari penjualan ini kami akan memproduksi kembali sapi kurban persiapan untuk tahun depan.” ujarnya. (***)

 

Penulis: Aliyul Azim dan Nurhayati S Abdullatif/Mahasiswa Magang UNG

(Visited 44 times, 1 visits today)

Komentar