Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jabat Kepala BNNP Gorontalo, Ini Target Kombes Sumarno

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 14 Oktober 2016 | 22:30 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan narkoba ditubuh anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), khususnya di BNN Provinsi Gorontalo. Kepala BNNP Gorontalo siap memberikan sanksi tegas kepada anggota yang terlibat jaringan barang haram tersebut. Bukan hanya itu, dengan hadirnya sosok baru di tubuh BNNP Gorontalo, mereka menargetkan untuk menangkap bandar besar narkoba di Gorontalo.

Hal itu yang kembali ditekankan kepala BNNP Gorontalo Kombes Sumarno ketika diwawancarai wartawan Kamis (13/10) kemarin usai serah terima jabatan kepala BNNP yang berlangsung di Maqna Hotel. Sumarno mengatakan menjabat sebagai kepala BNNP Gorontalo ada beberapa program yang akan dijalankannya.

Termaksud meminimalisir narkoba yang masuk di Gorontalo. “Sebelumnya saya bertugas sebagai Kasubdit Intelijen Taktis dan Operasional Direktorat Intelijen Deputi Bidang pemberantasan BNN. Nah, dengan pengalaman saya selama berada disana, kurang lebihnya saya sudah tahu apa yang akan saya lakukan dan ilmu itu saya akan terapkan di Gorontalo ini.

Karena saya mendapatkan banyak informasi bahwa Gorontalo itu dalam peredaran narkoba cukup tinggi. Meski jumlahnya kecil-kecil. Dengan basic saya di Intelijen, mudah-mudahan itu bisa berjalan dengan baik,” terang Kombes 54 tahun itu.

Pria Ngawi, Jawa Timur itu menambahkan bahwa dalam mengungkap bandar besar, harus dimulai dari yang kecil. Sebagai orang yang berpengalaman di intelijen dirinya bakal mengupayakan setelah menangkap yang kecil langsung bisa membongkar jaringan yang lebih besar lagi.

“Sumber-sumber itu akan kami pantau terus, termaksud keterlibatan oknum-oknum ditubuh BNN atau instansi lainnya yang memang sering terlibat kasus ini. Begitu pun dengan jalur-jalur tikus, seperti yang kita tahu bahwa jalur tikus di Gorontalo itu berada di jalur laut. Ini yang harus kita waspadai. Serta semua elemen mampu untuk berkoordinasi dengan bekerjasama dalam melakukan pencegahan dan melaporkan orang-orang yang dicurigai terlibat jaringan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kombes Purwoko Adi yang merupakan Kepala BNNP Gorontalo sebelumnya, kini beralih tugas sebagai kepala BNNP Sulawesi Barat. Dengan tempat tugas yang baru tersebut Purwoko berharap agar program yang sejauh ini telah berjalan agar dapat dimaksimalkan lagi.

Khususnya upaya pemberantasan narkoba dalam paket kecil namun melibatkan banyak orang. “Kami sudah merangkul seluruh intansi di provinsi Gorontalo ini. Baik itu swastanya, polri, aparatur sipil negara dan lembaga pendidikan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Gorontalo.

Kini saya punya tugas baru yang tentunya lebih berat lagi. Kita berharap Gorontalo bebas narkoba 2020 itu bisa terealisasi dan target di BNNP Gorontalo bisa tercapai di tahun-tahun mendatang,” tuturnya Purwoko. (ndi/GP/Hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar