Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jembatan Rusak Berat, Warga Alternatif Pakai Material Seadanya

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 19 Agustus 2017 | 11:19 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id Gorontalo – Mungkin karena dianggap terlalu lama menunggu perhatian dari pemerintah, warga Desa Tolomato, Suwawa Tengah, Bone Bolango (Bonbol) pun secara swadaya mulai menanggulangi sementara dengan material seadanya agar jembatan tersebut tidak roboh.

Seperti diketahui, jembatan yang menjadi akses penghubung antara Kecamatan Suwawa Tengah dan Suwawa Timur itu nyaris amblas. Tanggul jembatan yang berada di sisi barat sudah amblas hingga merembet ke badan jalan.

Olehnya, badan jalan yang tadinya selebar empat meter tinggal dua meter saja. Kendaraan yang hendak melintas pun harus sabar. Dibantu warga, pengguna jalan harus sabar dengan sistem buka tutup. Meski demikian, tidak ada kemacetan parah yang muncul mengingat akses kendaraan ke wilayah ini terbilang sepi jika dibandingkan dengan intensitas kendaraan di wilayah ibukota.

BACA  Dinkes Daerah Diminta Persiapkan Program Vaksinasi Covid-19

Pantauan Gorontalo Post, warga pun sudah mulai memperbaiki jembatan tersebut dengan material seadanya.

Warga setempat menggunakan pasir dalam karung untuk menahan pondasi tanggul pembatas jembatan yang sebelumnya sudah roboh akibat terjangan air sungai yang begitu deras menyusul cuaca hujan belakangan ini. Warga berusaha keras agar jembatan tersebut benar-benar tidak roboh sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

BACA  Seorang Pasien Covid-19 Janjikan Tanah Warisan, Perawat Cantik Ini Tertawa

Midun Suga, salah seorang warga setempat mengakui bahwa antisipasi yang dilakukan warga semata untuk menjegah satu-satunya akses Kecamatan Suwawa Tengah dan Suwawa Timur itu ambruk total.

Jika ambruk, maka sudah pasti warga yang berada di wilayah Suwawa Timur hingga ke Pinogu akan terisolir, “Daripada menunggu dari pemerintah yang butuh proses, kita tanggulangi sementara dulu ini pak. Jangan sampai somo roboh semua, bikin baru lagi. Ini satu-satunya jalan ke ibukota,” ungkap Midun.

BACA  Viral Pria Bawa Jenazah Ibu Pakai Motor

Dia berharap, pemerintah daerah hingga provinsi dapat segera turun langsung meninjau lokasi dan melakukan upaya pencegahan agar jembatan tersebut tidak roboh. “Sekarang masih musim hujan. Masih ada kemungkinan air (sungai,red) meluap. Jadi harus ada upaya dan respon cepat dari pemerintah supaya benar-benar tidak amblas,” pungkasnya.(tr-56/hg)


Komentar