Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jadi yang Pertama, Lima Kepala Daerah di Gorontalo Siap Divaksin Covid-19

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 19 Desember 2020 | 04:05 AM Tag: , , , , , ,
  Ilustrasi. Vaksin

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan akan menjadi orang pertama di Indonesia yang disutik vaksin Covid-19, kini lima kepala daerah di Gorontalo mengin melakukan hal yang sama.

Mereka juga ingin menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di daerah masing-masing. Hal itu dilakukan, agar warga tak khawatir dengan vaksin Covid-19.

“Kalau itu untuk kepentingan masyarakat, kenapa tidak, harus siap (pertama disuntik vaksin). Sama dengan pak Presiden,” kata Walikota Gorontalo, Marten Taha, beberapa ari lalu.

Menurutnya, ketika vaksin Covid-19 tiba di Gorontalo, ia memprioritaskan para pelayan publik untuk lebih dulu divaksin, misalnya tenaga kesehatan. Selain itu, lanjut Marten Taha, pihaknya juga sudah mempersiapkan sumber daya manusia untuk pelaksanaan vaksin nanti, termasuk untuk ketersediaan anggaran.

“Bahkan, jika vaksinnya berbayar, kami sudah siap dengan segala biaya yang timbul nanti, termasuk biaya untuk menyiapkan SDMnya lewat APBD. Tapi kalau gratis, maka anggarannya kita alihkan untuk kebutuhan yang lain,” katanya.

Selain mempersiapkan SDM, lanjut Marten Taha, Pemkot Gorontalo juga sudah menyiapkan tempat untuk penyimpanan vaksin jika nantinya tiba di Kota Gorontalo.

“Kalau dikirim ke Kota Gorontalo, harus ada tempat khusus, bukan kulkas (lemari es) biasa. Karena vaksin ini harus disimpan di tempat yang aman. Itu juga kita harus adakan dari awal-awal, biar vaksin datang, sudah siap tempatnya,” ungkap Marten Taha.

Sama seperti Marten Taha, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo juga memastikan ia akan menjadi orang pertama di Kabupaten Gorontalo yang disuntik vaksin korona.

“Ya, kita harus menjadi contoh, ini pemerintah, bagaimana rakyat bisa ikut jika kita tidak memberi contoh. Jadi siap (disuntik vaksin pertama),” tegas Nelson Pomalingo.

Menurutnya tidak ada alasan untuk menolak kehadiran vaksin.

“Yang pertama vaksin ini sangat penting bagi kita, apalagi hampir setahun kita dengan adanya Covid-19. Kenapa saya katakan (vaksin) ini sangat penting, karena kita melawan Covid ini dengan Vaksin. Kalau kita sudah bisa divaksin, berarti daya tahan tubuh kita bisa kuat, dengan daya tahan tubuh yang kuat, maka produktivitas kita juga akan naik. Maka sisi kesehatan dan ekonomi akan naik dengan sendirinya,” jelas Nelson Pomalingo.

Hanya saja lanjut bupati, yang harus dipersiapkan saat ini tidak sekadar kesiapan untuk divaksin tetapi juga anggaran untuk pembelian vaksin. Dirinya menjelaskan, karena adanya kebijakan bahwa rakyat harus mendapatkan vaksin gratis, maka harus dilakukan kolaborasi anggaran antara pemerintah pusat dam daerah.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan, pihaknya siap menjadi daerah pertama dilakukan vaksin Covid-19.

“Yang pasti kami Bone Bolango sangat siap untuk divaksin, “kata Hamim Pou.

Sebagai langkah awal, pihaknya sudah melakukan pelatihan bagi petugas yang akan melakukan vaksinasi. Petugas setiap Puskesmas satu orang yang dilatih, terdapat 20 puskesmas, sehingga  sebanyak 20 orang petugas vaksin yang akan dilatih. Awal yang akan di vaksin adalah pelayan kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Boalemo, Anas Jusuf juga tak mau kalah dengan kepala daerah lainnya. Ia memastikan siap menjadi orang pertama di Bumi Damai Bertasbih untuk divaksin.

“Saya siap sekali. Kalau nanti akan divaksin, saya siap menjadi orang pertama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Boalemo, Sutriani Lumula menyampaikan, untuk saat ini mekanisme pemberian vaksin covid-19, masih menunggu petunjuk teknis (Juknis). Untuk kesiapan daerah yang berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM), ada sudah ada petugas dari 11 Puskesmas yang dilatih dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

“Untuk sekarang, kami masih melakukan identifikasi data tenaga kesehatan yang menjadi sasaran pertama untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Untuk kesiapan penyimpanan vaksin sendiri di 11 Puskesmas, sudah tersedia sesuai dengan standar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga sudah menegaskan akan menjadi orang pertama di wilayahnya yang disuntik vaksin Covid-19. “Saya paling siap (jadi orang pertama yang divaksin),” tegas Syarif Mbuinga. (gp/hg)  

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar