Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



So Jago! Hina Polisi di Medsos, Ditangkap Dehh!

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Sabtu, 3 Juni 2017 | 11:38 WITA Tag: , , ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Akibat perbuatannya yang diduga menebar ujaran kebencian terhadap anggota kepolisian melalui Media Sosial (Medsos) Portal Gorontalo. NM Alias Nando akhirnya diamankan Polres Gorontalo Kota. Informasi yang di Rankum Gorontalo Post/Hargo.co.id, ujaran kebencian yang ditebar Nando melalui Portal Gorontalo itu terjadi Kamis (01/06).

Bermula ketika Motor adik Nando terjaring Oprasi Cipta Kodisi(Cimpkon) sekitar Pukul.02.00 Wita dini hari. Kemudian adiknya melaporkan hal ini kepada Nando. Mengetahui hal tersebut Nando mengambil handphone miliknnya kemudian memposting kalimat yang berbau menerbar ujaran kebencian seperti “Wey Ngoni polisi yg jaga ba tangkap motor tenga malam bgni anjing” disertai dengan lampiran gambar benda mirip pistol revolver.

BACA  Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Pohuwato Jadi Arang

Kemudian Nando memposting kembali “Wey #PERINTIS so di mna ngoni ini??? Delo baku lia orng dlu ngoni ini jang asal-asal ba tangkap, ngoni tda tau yg punya motor itu mantan k polres maaruf p cucu punya jdi ngoni bku lia orng dlu. jang seenaknya ba tangkap mentang” ngoni #PERINTIS ngoni seenaknya eeee….!!!!.

Kalimat ujaran kebencian tersebut di unggah ke grup media sosial Facebook “PORTAL GORONTALO”. Besoknya sekitar 22.00 Wita datang seorang anggota Polsek Kwandang ke polres Gorontalo Kota dengan membawa, seorang laki-laki bernama NM (19) warga Kelurahan, Tenilo Kecamatan, Kota Barat Kota Gorontalo. Lelaki tersebut dibawa ke Polres Gorontalo Kota terkait tindakan yang dilakukannya yaitu memposting kalimat yang bermuatan “ujaran kebencian” terhadap institusi Polri ke salah satu grup media sosial Facebook “PORTAL GORONTALO”.

BACA  Kampanyekan SMS, Para Pesohor Partai Golkar Mulai Turun ke Pohuwato

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya menegaskan, atas perbuatannya tersebut saat ini Nando masih dalam proses penyelidikan pihak Satreskrim Polres Gorontalo Kota terkait perbuatannya yang melakukan ujaran kebencian itu.

Kabid Humas Akbp Wahyu Tri Cahyono, SIK saat dihubungi di ruangannnya membenarkan peristiwa tersebut. “Benar telah diamankan seorang lelaki yang mengujar kebencian dan menghina Polisi melalui Medsos, saat ini masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota untuk proses lebih lanjut.

BACA  Cegah Covid-19 pada Hari Pemilihan, KPU Klasifikasi Tiga Kelompok

Dan saya ingatkan kembali kepada seluruh masyarakat Gorontalo jangan mudah menshare kalimat-kalimat yang berisi mengujar kebencian, menghasut, provokatif ataupun menghina seseorang / kelompok dengan menggunakan media sosial ataupun media lainnya, karena ada sanksi hukumnya, gunakan media sosial untuk jalin pertemanan dan hal- hal positif lainnya bukan untuk sarana mengujar kebencian,”tandas mantan kapolres Bone Bolango ini. (tr-53/hg)


Komentar