Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jajaki Koalisi Pilwako, Demokrat Pinang Marten Taha Ikut Penjaringan Bakal Calon

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 8 April 2017 | 14:39 PM Tag: , , , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Tahapan Pemilihan Walikota (Pilwako) diprediksi baru akan dimulai pada akhir 2017 nanti. Namun saat ini perkembangan politik menjelang kontestasi lima tahunan itu makin bergeliat. Komunikasi politik baik oleh partai politik (parpol) maupun antar kandidat makin intensif.

Tadi malam, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Gorontalo melakukan pertemuan dengan Walikota Gorontalo Marten Taha. Pertemuan dihadiri Ketua DPC Demokrat Kota Gorontalo Erman Latjengke bersama sesepuh Partai Demokrat Thamrin Mangindaan.

Pertemuan itupun ditengarai berkaitan langkah Partai Golkar maupun Partai Demokrat pada Pilwako Gorontalo. Terutama mengenai rencana koalisi. Rencana itu mencuat seiring langkah Partai Demokrat yang saat ini sedang melakukan penjaringan bakal calon, yang akan diusung untuk Pilwako. Terkait hal itu Marten Taha disebut-sebut sebagai salah satu kandidat yang dibidik Partai Demokrat untuk dipasangkan dan diusung bersama kader Partai Demokrat.

Sementara di bagian lain, Marten Taha dalam kapasitas sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo juga membutuhkan dukungan parpol lainnya untuk bisa melangkah ke Pilwako. Pasalnya, untuk bisa mendapatkan tiket Pilwako, Golkar harus berkoalisi dengan parpol lainnya. Mengingat kursi yang dimiliki Partai berlambang Beringin itu sebanyak 4 kursi. Sedangkan syarat untuk bisa mengusung pasangan calon harus memiliki 5 kursi di legislatif.

Tiga kursi yang dimiliki Partai Demokrat, tentunya menjadi tambahan penting bagi Golkar. Sebab, dengan koalisi Golkar dan Demokrat tak hanya memenuhi syarat minimal, tetapi juga menjadi tambahan amunisi dalam meraih kemenangan. Konsistensi mempertahankan tiga kursi legislatif Kota Gorontalo dalam pada pemilu 2009 dan 2014, menjadi indikasi bila partai berlambang segitiga mercy memiliki mesin partai yang efektif.

Indikasi lain yakni sumbangsih Partai Demokrat dalam memenangkan pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI) pada Pilgub 2017 baru-baru. Dengan gambaran tersebut sangat berpeluang bila Partai Golkar dan Partai Demokrat kembali bergandeng tangan pada Pilwako nanti.
Cikal bakal koalisi Partai Golkar dan Demokrat itupun mulai terlihat tadi malam (7/4). Hanya saja, Erman Latjengke saat dikonfirmasi memilih memberikan jawaban diplomatis. Kepada Gorontalo Post (grup Hargo.co.id), Erman Latjengke menyampaikan bila pertemuan itu sebatas silaturahmi. “hanya pertemuan biasa saja, silaturahmi,” ujar Wakil Ketua Dekot Gorontalo itu.

Disinggung mengenai peluang koalisi Golkar-Demokrat, Erman menyampaikan bila saat ini Partai Demokrat masih sedang melakukan penjaringan. “Semua kemungkinan bisa terjadi, kita juga saat ini masih membuka pendaftaran calon walikota,” pungkasnya.

Terpisah, Marten Taha ketika dikonfirmasi menyampaikan bila pertemuan tersebut sebatas silaturahmi. “Alhamdulillah setelah kemarin (6/4), saya bersilaturahim dengan Partai PPP, maka hari ini (7/4) saya kembali bersilaturahim politik dengan para rekan, sahabat dan saudara politik saya dari Partai Demokrat. Ini adalah jalinan persahabatan dan persaudaraan politik yang terbina,” ungkap Marten Taha.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar