Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Jakarta Normal dan Demo Damai, Pariwisata Semakin Mengeliat

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 7 November 2016 | 07:46 WITA Tag: , , , ,
  


Bagaimana dengan aktivitas pariwisata? Sektor yang sudah ditetapkan sebagai core economy bangsa dan oleh Presiden Jokowi ditempatkan sebagai sektor prioritas itu? Selain Infrastuktur, energi, pangan dan maritime adalah pariwisata.

“Karena situasinya aman, terkendali, tidak banyak ekses yang mengenai pariwisata!” sebut Arief Yahya, Menteri Pariwisata yang dari pagi sampai tengah malam memantau dari Gedung Sapta Pesona Lantai 16, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta itu.

Arief Yahya bersyukur, situasinya aman, tidak sampai terjadi kegaduhan yang membuat wisatawan terganggu. Juga tidak mendengar ada yang cancel, atau mempercepat jadwal kepulangan karena demo itu. “Silakan lihat di Jakarta Sabtu dan Minggu ini, sangat kondusif, sangat nyaman, dan normal 100 persen,” jelas mantan Dirut PT Telkom ini.

BACA  Berlaku 1 Juli 2021, Ini Aturan Baru tentang Pengembangan Karier PNS

Memang, sebagai orang digital, Arief Yahya menyadari, akan banyak berseliweran foto, video, teks soal demo yang kelihatan seram. Itu biasa dalam dunia digital, yang biasa saja bisa dibuat seru dan atraktif. Di digital ada banyak aplikasi untuk membuat image photo yang sesuai dengan keinginan pemilik akun. “Presiden sudah menjamin Jakarta aman, normal, semua bisnia tetap berjalan?” ungkap Menpar Arief.

BACA  Kritik UU Cipta Kerja, Buruh Bawa Batu Nisan dan Tabur Bunga di Monas

Tuntutan demonstran itu, lanjut Menpar, juga sudah ditindaklanjuti oleh Presiden dan Jajaran penegak hukum. “Saya kira itu sangat meyakinkan, karena apa yang sudah digariskan presiden pasti dikerjakan dengan sungguh-sungguh di lapangan,” ucap Arief Yahya, yang mempersilakan wisman untuk datang ke Indonesia.

BACA  Puluhan Pegawai KPK Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan Bilang Begini

Minggu pagi 6 November 2016, ada kegiatan jalan sehat dengan tema Kerukunan Beragama Nasional bersama Menteri Agama RI dan seluruh umat lintas agama di Indonesia. Tempatnya di depan Kantor Kementerian Agama RI Jln. MH Thamrin Jakarta. Panitia juga mengundang Presiden Jokowi, yang diharapkan akan hadir bersama sekitar 5.000 undangan.(Hg)

Laman: 1 2


Komentar